Guru Tak Bisa Seenaknya Libur


SAMARINDA - Masih lemahnya persiapan guru sebelum proses belajar-mengajar di sekolah menjadi perhatian Dinas Pendidikan Samarinda. Bukan apa-apa, faktor perencanaan sangat berpengaruh terhadap kualitas materi yang akan diberikan kepada murid. Kepala Disdik Samarinda Harimurti WS melalui Endang Sri Rumiati Kasi Kurikulum Pendidikan Menengah Disdik Samarinda menuturkan, hal ini sebenarnya menjadi salah satu bagian pengawasan dari kepala sekolah.

"Jadi guru itu tidak bisa langsung libur begitu saja kalau ada hari libur. Ini termasuk dalam pemanfaatan hari libur dalam persiapan proses belajar dan mengajar. Sesuai dengan Permendiknas No 22/2006 maka hari libur itu ada ketetentuannya. Kalau hari libur, maka guru menggunakan hari itu untuk persiapan materi dan sebagainya. Setelah persiapan selesai, silakan libur," kata Endang, Senin (7/6).

Masa libur panjang tahun ajaran 2010/2011 ini, kata Endang, juga harus dimanfaatkan para guru untuk menyiapkan rancangan materi belajar, sehingga tidak kelabakan saat masuk tahun ajaran baru. "Selain itu, dari sisi perencanaan juga masih kurang lengkap. Salah satunya adalah analisis konteks misalnya silabus, pemetaan materi yang mana diajarkan terlebih dahulu kepada murid serta kriteria pencapaian standar. Saat ini, guru memang membuat silabus tetapi ya begitu saja," ujarnya.

Endang juga memaparkan, salah satu kelemahan dalam penataan pendidikan di Samarinda saat ini adalah belum lengkapnya rencananya strategis kepala sekolah 4-5 tahun ke depan. Selain itu, dokumen KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) setahun ke depan juga belum rinci dan belum memuat semua rencana sekolah. "Saat ini KTSP sudah biasa dibuat sekolah, tapi belum lengkap sesuai dengan yang dianjurkan BSNP," ujar Endang.

Endang juga mengakui, pengawasan yang dilakukan kepala sekolah maupun pengawas sekolah belumlah menyeluruh, sehingga target-target yang mesti dicapai belum maksimal. "Selain itu, juga dari sisi kualifikasi guru belum linier, yakni antara pendidikan S1 guru kadang kala tidak sesuai dengan bidang pengajarannya. Ini jelas ikut menghambat. Kita tidak pungkiri hal itu secara profesional ikut berpengaruh," ujarnya.

Dari semua kelemahan yang ada dan upaya untuk memperbaiki, kata Endang, maka kepala sekolah memiliki tanggung jawab untuk melakukan pengawasan, supervisi dan juga evaluasi. Kendati demikian, bukan berarti berbagai tuntutan kepala sekolah itu tidak akan berujung pada reward and punishment. Namun, untuk saat ini Disdik masih melakukan pendekatan secara persuasif terlebih dahulu. "Kami titikberatkan pada pembinaan dan kalau sudah berjalan, maka bisa saja kami membuat sistem reward and punishment," ujarnya. (may/tribunkaltim/08/06/2010)
 
Kalender Agenda
previous month May 2012 next month
M T W T F S S
week 18 1 2 3 4 5 6
week 19 7 8 9 10 11 12 13
week 20 14 15 16 17 18 19 20
week 21 21 22 23 24 25 26 27
week 22 28 29 30 31
Polling
Bagaimana menurut Anda website BKD Tipe 3 ini?

Please register to vote

 
buy viagra online | viagra price | viagra side effects | information viagra | buy viagra | buy viagra pills | buy generic viagra | viagra for sale | order viagra online | is viagra safe for women | free viagra sample | viagra natural | female viagra | viagra 6 free samples | USA viagra | Viagra uk | viagra purchase | dosage viagra | discount viagra | viagra cheap | non prescription viagra