Yang Berhak Terima Hanya 4.218 Guru
Hasil Konsultasi ke Kemdiknas dan Kementerian Keuangan – sub
TENGGARONG – Masalah jumlah guru PNS nonsertifikasi yang hingga kini berpolemik di Dinas Pendidikan Kukar, mulai menemui titik cerah. Komisi IV DPRD Kukar telah berkonsultasi ke Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) dan Kementerian Keuangan. Hasilnya, hanya 4.218 orang guru PNS nonsertifikasi yang berhak terima insentif.
“Jadi, di dua kementerian itu datanya sama, hanya 4.218 guru yang bisa terima tunjangan penghasilan atau insentif itu,” sebut Ketua Komisi IV DPRD Kukar Saiful Aduar, kemarin.
Dana insentif guru PNS nonsertifikasi dari dana bagi hasil migas itu berjumlah Rp 12,970 miliar. Dana itu, rencananya oleh Disdik Kukar akan dibagi ke 5.287 guru. Ternyata ketika dihitung, nilai itu tak cukup dan hanya bisa untuk 9 bulan. Padahal, dana Rp 250 ribu per guru itu harus cukup untuk 12 bulan.
“Setelah konsultasi, ternyata jumlah yang diakui Kemdiknas dan Kementerian Keuangan hanya 4.218 orang guru. Karena itu, kami ingin segera ada penjelasan dari Disdik,” katanya.
Komisi IV DPRD Kukar menjadikan ini masalah prioritas yang harus segera diselesaikan Disdik, karena dikhawatirkan akan mempengaruhi pendidikan di Kukar.
“Kalau guru sampai tak fokus mengajar karena masalah insentif, pasti berimbas ke siswa. Padahal, pendidikan itu sangat menentukan keberhasilan target pendidikan kita,” kata Saiful.
Bahkan, Komisi IV mengkhawatirkan masalah ini akan menimbulkan fenomena baru, yakni persentase ketidaklulusan siswa di Kukar meningkat karena masalah insentif guru. “Pasti jadi fenomena baru yang sangat merugikan,” katanya.
Sebagai informasi, sebelumnya, jumlah guru di Kukar memang tak jelas. Tak ada instansi di Kukar yang menyediakan data yang valid. Masing-masing jumlahnya berbeda. Yakni antara Disdik, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) datanya berbeda.
Versi BKD, jumlah guru honorer hanya berjumlah 2.905, sementara jumlah seluruh guru di Kukar mencapai 5.948 orang. Versi Disdik, jumlah guru PNS nonsertifikasi mencapai 5.278, sementara jumlah keseluruhan guru mencapai 7.000 orang lebih. Sementara di BKN, ada 5.275 orang guru yang terdaftar terdiri dari 66 guru TK, 3.505 guru SD, 1.174 guru SMP, 447 guru SMA, 83 guru SMK. (che/kaltimpost.co.id/14/06/2010)




