Walikota: Ayo Bersama Pertahankan Iklim Kondusif
SAMARINDA. Walikota Samarinda H Achmad Amins mengingatkan mahalnya iklim kondusif Kota Samarinda yang telah teruji dan terbukti selama beberapa kali pesta demokrasi. Untuk itu, kembali ia mengajak semua elemen masyarakat mempertahankan iklim kondusif.
"Ayo kita bersama dari semua elemen masyarakat mempertahankan iklim kondusif yang telah terpelihara selama ini. Baik itu menjelang pelaksanaan hari pemilihan maupun saat penghitungan hingga pelantikan walikota terpilih," ujar Amins didampingi Kabag Humas dan Protokol Setkot Samarinda H Sugeng Chairuddin kepada wartawan di Balaikota, Selasa (29/6).
Walikota meminta kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Samarinda diharap supaya bekerja menjalankan tugas. "Kewajiban kita Pemkot Samarinda kepada KPU sudah dipenuhi. Harapan kita pelaksanaan Pemilu Kada Samarinda bisa berjalan lancar dan tertib serta mencapai tujuan dari pemilihan itu sendiri," tuturnya.
Begitu pula kepada masyarakat, pintanya supaya tidak mudah terpancing dan mempercayakan sepenuhnya kepada KPUD dan Pemkot serta aparat terkait lainnya. "Mari bersama-sama mempertahankan situasi kota yang sudah kondusif. Jangan cederai ini, dan jangan ada yang memancing dan juga sampai terpancing. Mari rapatkan barisan agar Pemilu Kada berlangsung sukses dan lancar," pintanya lagi.
Namun kembali diingatkan yang perlu diwaspadai justru hiruk-pikuk fanatisme antar pendukung kandidat. "Saya katakan demikian karena pemilihan secara langsung memungkinkan persaingan lebih terbuka dan ketat. Jika tidak pandai-pandai mengelola fanatisme itu, bisa jadi muncul ancaman berujung terganggunya iklim kondusif. Aksi dukung mendukung boleh boleh-boleh saja, karena bagian dari sistem pemilihan langsung. Namun, harus diingat, iklim kondusif di Samarinda sangatlah mahal harganya, sehingga sangat merugikan kita semua jika harus terkoyak hanya sebuah fanatisme sesaat," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menyadari proses Pemilu Kada adalah bagian dari upaya menuju masa depan yang lebih baik. "Bukan sekadar persoalan kalah-menang dan sama sekali bukan ajang untuk saling hujat, saling gasak, dan saling menghancurkan," tuturnya. (hms2/sapos.co.id/01/07/2010)




