SKPD Diminta Memantau
Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Ramadan
TANJUNG REDEB. Guna mengantisipasi terjadinya lonjakan kenaikan harga barang di pasaran sebelum memasuki Ramadan hingga Idul Fitri mendatang, dewan meminta SKPD terkait dapat mengantisipasinya dengan segera melakukan sidak di lapangan.
Hal itu dimaksudkan agar kenaikan bisa terdeteksi sedini mungkin, mengingat tingginya kebutuhan masyarakat saat melewati perayaan hari besar tersebut.
"Dengan antisipasi dini melalui sidak bisa diupayakan memantau ketersedian stok serta bila memang mendesak segera lakukan operasi pasar," ujar Anggota Komisi II DPRD Berau, Ali Yusron kepada Sapos kemarin.
Karena menurutnya, bila tidak dilakukan pengawasan membuat pelaku pasar dipastikan mengambil langkah menaikkan harga bila kebutuhan melonjak, sementara ketersedian barang di lapangan kosong. Hal inilah diharapkan jangan sampai terjadi agar tidak memberatkan masyarakat, untuk itu upaya-upaya pengawasan dari SKPD terkait mutlak dilakukan guna evaluasi di lapangan. "Kami selaku wakil rakyat tentu juga tidak ingin mendapat keluhan dari warga bila harus menerima kenyataan harga sembako melonjak karena langka di pasaran,"tukas Ali Yusron.
Sementara berdasarkan pantuan Sapos di lapangan harga jual bawang merah dan bawang putih sudah mengalami kenaikan harga cukup tinggi yakni sekitar Rp40 ribu/kilogram. Sementara biasanya hanya Rp12 ribu hingga Rp18 ribu saja. (sep/sapos.co.id/05/07/2010)




