Belum Ada Persetujuan Daerah
Soal Proyek Pemipaan Bontang-Semarang
BONTANG - Pernyataan anggota Komis VI DPR-RI Nanang Sulaiman pekan lalu di media ini, bahwa megaproyek pemipaan Bontang-Semarang tahun ini akan dimulai pembangunannya, kini mengusik ketenangan masyarakat Bontang. Betapa tidak, proyek yang dianggap tidak berpihak kepada masyarakat Kota Taman ini beberapa tahun silam sudah sempat terhenti, akibat penolakan daerah.
Bahkan, Wapres Yusuf Kalla saat berkunjung ke Bontang kala itu telah memberi “garansi” jika proyek pemipaan Bontang-Semarang tidak akan terlaksana. Wali Kota Bontang Sofyan Hasdam, saat dihubungi media ini juga mengakui dan sudah mengetahui jika proyek pemipaan Bontang-Semarang progres pembangunannya akan dimulai tahun ini.
Menurut wali kota, rencana awal pelaksanaan proyek pemipaan Bontang-Semarang sebenarnya sudah tercetus sejak tahun 2004. Pada saat itu, Pemkot Bontang didukung masyarakat Kaltim tegas menolak dan melakukan protes karena proyek ini dianggap merugikan daerah dan kemudian proyek inipun dihentikan.
“Saya sudah cek kebenaran berita itu. Bahkan, pelaksana proyek pemipaan ini sudah ditentukan. Group Bakrie memenangkan tendernya. Dan sampai hari ini, belum ada persetujuan dari pemerintah untuk memulai kegiatan proyek tersebut,” terang wali kota. (hms1/kaltimpost.co.id/07/07/2010)




