Fokus Peningkatan Kualitas Guru
Pungutan ke Orangtua Butuh Payung Hukum
BALIKPAPAN--Pelaksanaan program rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI) sampai sekarang masih terus dikaji.
Diantaranya soal upaya peningkatan kualitas guru terutama kemampuan menguasai bahasa Inggris baik secara lisan maupun tulisan, serta kemungkinan menjalankan RSBI dalam satu sekolah khusus, bukan melaksanakan RSBI dalam bentuk kelas serta menggabungkannya dengan murid lain dari jalur reguler, bina lingkungan (BL) dan warga miskin (gakin).
“Guru-guru masih harus mendapatkan pembinaan,” kata Kabid Pendidikan Dasar Disdik, Pratitis,S.Pd kepada Post Metro saat ditemui di kantornya pada Selasa (6/7). Dijelaskan Pratitis, untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) di RSBI terutama untuk pelajaran eksakta seperti fisika, matematika dan IPA dengan menggunakan bilingual bahasa Inggris sehingga hal ini menuntut guru untuk mengajar dengan menguasai bilingual.
Karena itulah untuk sementara waktu Disdik masih mengkaji tentang pelaksanaan RSBI tersebut, apakah memang layak dibangun sekolah tersendiri atau tetap bercampur seperti saat ini. “Apalagi pihak DPRD akan melakukan kajian tentang pelaksanaan RSBI menjadi SBI, maka Disdik pun juga menunggu hasil kajian tersebut,” imbuhnya.
Sementara itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Pemkot, Drs Suryanto, MM menyampaikan bahwa Bappeda siap untuk membuatkan rencana pembangunan SBI, asalkan hal ini berasal dari usulan Disdik yang merupakan output untuk solusi dalam masalah RSBI. “Kalau memang harus membangun sekolah baru, Bappeda siap membuatkan perencanaannya,” ujar Suryanto.
Sementara itu anggota DPRD kota Balikpapan Drs. Syarifuddin Odang kembali menegaskan bahwa RSBI belum memiliki payung hukum yang jelas sehingga tidak bisa menarik pungutan dari orang tua.
Kalau pun pihak Pemkot Balikpapan ingin membantu lewat anggaran khusus juga belum ada dasar hukumnya sebab dengan memberikan bantuan lewat anggaran khusus justru akan menggangu program pembangunan di bidang lain. “Terus terang kami masih melakukan kajian untuk permasalahan RSBI ini,” imbuh Odang.(are/metrobalikpapan.co.id/07/07/2010)




