Andi Harahap Terima Pin Kehormatan IPDN
Tak Ada Kondisi Ideal di Tempat Penugasan Alumni IPDN
PENAJAM-Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Andi Harahap, diangkat sebagai anggota alumni kehormatan pendidikan tinggi kepamogprajaan, oleh Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dalam sebuah upacara yang dihadiri para praja muda dan sejumlah pejabat di halaman Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, kemarin.
Pengangkatan anggota kehormatan tersebut juga dalam rangka mempersiapkan praja sebagai calon Pamong Praja Muda yang cerdas intelektual, cerdas operasional dan cerdas emosional serta kelak mampu menjadi sosok Pamong Praja yang negarawan, profesional dan demokratis, diperlukan partisipasi dalam pembinaan praja IPDN.
Demikian itu disampaikan melalui surat Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri Prof Dr Drs I Nyoman Sumaryadi, Msi Nomor : 423.2/1223/IPDN/2010 tanggal 30 Juni kepada Bupati PPU H Andi Harahap. Sementara itu, dalam sambutan Bupati PPU H Andi Harahap di lapangan Parade IPDN Jatinangor menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rektor IPDN yang berkenan mengundang dirinya hadir dalam penghargaan di tengah-tengan civitas akademika IPDN.
“Ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggan bagi saya dapat menjadi pembina apel, sekaligus memberikan sedikit pencerahan kepada para praja, tentang Kiat Praktis Dalam Pencapaian Visi dan Misi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, dikaitkan dengan Pengembangan Kapasitas Praja Sebagai Persiapan Pelaksanaan Tugas secara Profesional di Daerah,” ungkap Andi dalam sambutannya.
Dikatakan, pemerintah daerah sebagai badan layanan publik pada dasarnya merupakan totalitas sistem. Di dalamnya terdapat berbagai komponen yang keberadaanya saling terkait, saling bergantung dan saling melengkapi antara yang satu dengan lainya.
Beberapa komponen pokok yang sangat mempengaruhi berjalanya fungsi pemerintahan adalah tersedianya sumber daya aparatur yang kompeten, sarana dan prasarana yang memadai, pembiayaan yang cukup dan regulasi yang jelas sebagai panduan dari cara kerja sistem.
Dalam manajemen praktis, ujar Andi, termasuk di dalamnya manajemen pemerintahan daerah, penetapan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai pada waktu tertentu merupakan salahsatu faktor penting sebagai acuan dalam menyusun program dan kegiatan, serta mangarahkan dan mengerahkan sumber daya yang dimilki.
Di lingkungan pemerintah daerah, tujuan dan bagaimana cara mencapai tujuan itu dikenal dengan istilah Visi dan Misi Daerah. “Visi dan misi daerah yang diperdakan merupakan konsensus politik yang harus dikawal dan dikendalikan pelaksanaanya, terutama oleh jajaran Pemerintah Daerah bersama DPRD.
Sikap konsekwen dan konsisten dalam rangka pelaksanaan visi dan misi dari kedua lembaga itu sangat penting, karena pada periode tertentu, kinerja kita akan diukur dan diperhitungkan, apakah sesuai atau tidak dengan tujuan yang ditetapkan,” uraianya.
Dijelaskannya, dalam pelaksanaan mewujudkan visi dan misi memang tidak semudah membalikan telapak tangan, apalagi dalam tataran empiris penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Disana ada keterbatasan sarana dan prasarana, keterbatasan sumber daya serta keterbatasan wewenang Sebelum penghargaan diberikan, Andi menyampaikan beberapa hal mengenai kondisi riil di daerah seraya berharap kiranya dapat menjadi bahan renungan para praja IPDN guna mempersiapkan diri lebih matang lagi sejak berada dalam lembaga pendidikan ini.
“Saya sebagai salahsatu unsur dari Pemerintah Daerah, sekaligus sebagai calon pengguna dari alumni IPDN ingin menyampaikan, pertama tidak ada kondisi ideal di tempat penugasan yang akan datang. Karena itu, kemampuan untuk dapat menyesuaikan diri dengan tanpa kehilangan jati diri sebagai kader Pamong Praja, menjadi bekal kembali ke daerah. Kedua, lembaga pendidikan bukan mencetak kader, tetapi membekali kader,” jelas Andi Harahap.
Menurut dia, kondisi lapangan masing-masing daerah tidak sama, dengan kondisi itu jauh dari bayangan ketika masih berada di lembaga pendidikan. Sehingga diharapkan dapat memanfaatkan semaksimal mungkin kesempatan di lembaga pendidikan ini, memperoleh bekal ilmu dan pengetahuan yang memadai.
Serta poin ketiga dalam arahan Andi, diharapkan memahami bahwa lembaga pendidikan IPDN ini disamping tempat menimba ilmu pengetahuan, juga sebagai tempat pembentukan dan pengembangan karakter diri. Karena kehidupan di lembaga ini penuh dengan norma dan nilai-nilai.
Karena itu, pihaknya juga berpesan agar giat dan tekun belajar, ikuti serta patuhi aturan yang berlaku dalam kampus sehingga harapan akan berhasil dan dapat dibanggakan baik oleh orang tua, daerah maupun lembaga.
Dalam acara itu juga dilangsukan penyerahan sebuah kamera handycam serta alat pemotong rumput dari Andi Harahap kepada rektor, dilanjutkan dengan pemasangan pin kehormatan kepada Andi Harahap serta pemberian cendramata.
Dari pejabat Pemkab PPU hadir antara lain Ketua DPRD PPU Nanang Ali SE, Kabag Humas dan Protokol H Tohar, Kepala KLH Dul Azis, Kabag Ortal Budi Santoso, serta kepala Satpol PP.(*/pam/metrobalikpapan.co.id/09/07/2010)




