Dewan-Pemprov Sepakat Carikan Nama Masjid Islamic
SAMARINDA. Pemprov Kaltim dan DPRD Kaltim sepakat untuk segera membahas rencana pemberian nama Masjid Islamic Center. Rencana tersebut terungkap di sela-sela rapat Paripurna Pemandangan Umum (PU) Fraksi DPRD Kaltim terhadap Laporan Keterangan Pertangungjawaban (LKPj) APBD 2009 di gedung utama DPRD Kaltim, kemarin, Senin (5/7).
Anggota F-PDIP DPRD Kaltim, Datu Yasir Arafat dalam interupsi sesaat sebelum rapat ditutup, mengatakan, hal itu muncul dari desakan desakan masyarakat yang meminta agar masjid yang digadang-gadang merupakan terbesar se-Asia Tenggara itu agar memiliki nama cukup "kuat" dan berkarakter. Sebagai masjid terbesar sudah semestinya memiliki nama yang bisa menjadi ikon Kaltim. Sehingga menurutnya wajar kalau masjid itu segera memiliki nama.
"Jadi siapapun yang datang ke Kaltim akan langsung teringat kepada Islamic Center," tegasnya.
Desakan tersebut disambut Wakil Gubernur Kaltim Farid Wajdy dan mengatakan memberikan sambutan positif terhadap inisiatif dewan tersebut dan berjanji akan segera menindak lanjuti untuk segera diselesaikan. "Kita telah membentuk tim teknis dari internal Pemprov Kaltim yang bertugas untuk merancang sebuah nama yang benar-benar sesuai dengan mesjid terbesar di Indonesia hingga Asia Tenggara itu," janji Farid.
Adapun dasar penilaian sebut Farid, berdasarkan kepada sebuah nama yang dapat mewakili harapan umat "Apakah namanya nanti nama dari tokoh Kaltim atau dari nama Islam yang penting mewakili harapan masyarakat."sebut Farid.(agi/*/sapos.co.id/09/07/2010)
Anggota F-PDIP DPRD Kaltim, Datu Yasir Arafat dalam interupsi sesaat sebelum rapat ditutup, mengatakan, hal itu muncul dari desakan desakan masyarakat yang meminta agar masjid yang digadang-gadang merupakan terbesar se-Asia Tenggara itu agar memiliki nama cukup "kuat" dan berkarakter. Sebagai masjid terbesar sudah semestinya memiliki nama yang bisa menjadi ikon Kaltim. Sehingga menurutnya wajar kalau masjid itu segera memiliki nama.
"Jadi siapapun yang datang ke Kaltim akan langsung teringat kepada Islamic Center," tegasnya.
Desakan tersebut disambut Wakil Gubernur Kaltim Farid Wajdy dan mengatakan memberikan sambutan positif terhadap inisiatif dewan tersebut dan berjanji akan segera menindak lanjuti untuk segera diselesaikan. "Kita telah membentuk tim teknis dari internal Pemprov Kaltim yang bertugas untuk merancang sebuah nama yang benar-benar sesuai dengan mesjid terbesar di Indonesia hingga Asia Tenggara itu," janji Farid.
Adapun dasar penilaian sebut Farid, berdasarkan kepada sebuah nama yang dapat mewakili harapan umat "Apakah namanya nanti nama dari tokoh Kaltim atau dari nama Islam yang penting mewakili harapan masyarakat."sebut Farid.(agi/*/sapos.co.id/09/07/2010)




