Bupati Resmikan Kantor BPK dan Pasar di Intu Lingau
Galakkan Sempekat untuk Majukan Kampung
SENDAWAR - Bupati Kubar Ismael Thomas menegaskan setiap kampung harus memiliki modal sempekat (kebersamaan atau gotong royong) dalam menunjang pembangunan. Dengan sempekat yang kuat, kata Ismael Thomas, maka kampung akan cepat berkembang dan pembangunan cepat dirasakan.
“Sempekat adalah kunci keberhasilan, sempekat harus digalakkan lagi karena telah memberikan bukti bagi masyarakat kampung yang punya sempekat lebih berkembang,” tegas bupati saat meresmikan Kantor Badan Pengawas Kampung (BPK) dan Pasar Ades Lestari di Kampung Intu Lingau, Kecamatan Nyuatan, Senin (12/7) lalu.
Ismael mengharapkan agar bahasa sempekat yang telah ada dari jaman nenek moyang dulu, kini digunakan lagi. Bicarakan segala sesuatunya dengan baik, terutama untuk pembangunan dan kemajuan kampung.
Ia pun menyinggung mengenai peresmian kantor BPK dan Pasar Ades Lestari agar dapat dimanfaatkan dengan baik dan dirawat serta dipelihara. Terutama untuk pasar, bagi yang menggunakan petak-petak agar merawat dengan baik. “Ini adalah proyek pemerintah yang kepentingannya untuk bersama dan semua. Mari kita jaga dan dimanfaatkan dengan baik. Ke depan akan banyak proyek-proyek yang diberikan,” ujar Bupati.
Menurut Sijen selaku Petinggi Intu Lingau, kantor BPK dan pasar yang diresmikan merupakan dana Alokasi Dana Kampung (ADK) beberapa tahun ini, sedangkan ADK 2010 telah dialokasikan membangun lamin adat. “Program yang diberikan pemerintah tidak boleh macet, untuk itu tetap berusaha dijalankan dengan baik bersama masyarakat,” ungkap Sijen.
Berkaitan dengan pasar itu, dia mengungkapkan pasar tersebut dibangun dari tanah hibah dari masyarakat seluas 30x40 meter dengan luas bangun 10x20 meter. Bangunan tersebut berisi 12 petak yang akan disewakan bagi setiap pengguna. “Dulu masyarakat hanya menggunakan pasar darurat, sekarang bagi siapa saja yang ingin berdagang boleh memanfaatkan petak tersebut. Diizinkan pula bagi yang ingin menggunakan area diluar karena lokasinya masih ada,” kata dia.
Sijen mengharapkan bagi pengguna pasar dapat saling menjaga keamanan dan kebersihan pasar dengan baik serta dipelihara bersama. (hms14/kaltimpost.co.id/15/07/2010)




