Insentif Honorer Segera Cair
SAMARINDA – Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda akan segera mengucurkan insentif guru honor di Samarinda, dalam waktu dekat ini. Menurut Hambali Israni, Kasubag Keuangan Disdik Samarinda, terdata sebanyak 4.224 guru honor yang akan menerima insentif tambahan Rp 350.000/bulan dihitung Juli hingga Desember 2009.
Bila dijumlahkan, maka setiap guru honor akan menerima insentif sekitar Rp 2.100.000 dari total dana sekitar Rp 9 miliar.
"Insentif guru honor dan tenaga kependidikan termasuk tata usaha dan penjaga sekolah honor mulai triwulan pertama hingga keempat telah dibayarkan. Bantuan propinsi sebesar Rp 300.000 per bulan mulai Juli hingga Desember juga telah selesai dibayarkan. Selanjutnya, insentif tambahan Rp 350.000 per bulan untuk guru honor masih dalam proses administrasi," kata Hambali, saat ditemui wartawan, belum lama ini.
Disdik juga akan segera mengucurkan insentif untuk guru PNS (Pegawai Negeri Sipil), namun dana untuk 5.309 guru itu masih dalam proses pengajuan ke Pemkot Samarinda. "Sesuai dengan MoU antara Pemprov dengan Pemkot beberapa waktu lalu, maka guru akan menerima insentif Rp 1 Juta. Sebelumnya, guru PNS menerima Rp 800.000/bulan yakni Rp 500.000 dari Pemprov dan Rp 300.000 dari Pemkot. Lalu ada tambahan Rp 200.000 dari Pemkot untuk menggenapi menjadi Rp 1 Juta. Insentif sebesar Rp 200.000 itu yang belum dibayarkan selama enam bulan dengan total Rp 6.370.800.000," papar Hambali.
Dalam kesempatan sama, Hambali mengungkapkan, insentif yang diterima guru terutama untuk guru honor, jangan disamakan dengan gaji guru. Pasalnya, Hambali melihat ini dijadikan celah bagi beberapa yayasan pendidikan swasta untuk menjadikan insentif sebagai gaji guru honor. "Insentif diberikan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan. Sedangkan gaji menjadi tanggung jawab yayasan. Jangan sampai insentif dijadikan gaji dan karena insentif bukanlah gaji," paparnya.
Memasuki tahun ajaran baru 2010/2011, Hambali mengakui anggaran untuk BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah) dan insentif belum dibayarkan, karena Disdik saat ini masih fokus dengan pembayaran BOSDA dan insentif tahun ajaran 2009/2010 terlebih dahulu. "Kami akan ajukan lagi. Semuanya kami lakukan secara bertahap," ujarnya. (may/tribunkaltim.co.id/23/07/2010)




