Baru Rampung, Gedung Badan Diklat Retak-retak
Dewan Minta Bentuk Tim Investigasi, Gubernur Ngotot Meresmikan
SAMARINDA. Satu lagi gedung baru milik Pemprov Kaltim yang kondisinya sangat memperihatinkan. Adalah Gedung Badan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Kaltim di Jl HAMM Rifaddin, Samarinda Seberang yang diwarnai kerusakan. Padahal baru selesai dibuat dan belum diresmikan.
Hal tersebut membuat jajaran DPRD Kaltim meminta agar Pemprov segera membentuk tim investigasi, terkait kondisi bangunan tersebut. Apalagi dalam waktu dekat bangunan itu rencananya akan diresmikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi. Hal itu bahkan disampaikan khusus dalam Laporan Panitia Khusus LKPj Tentang Pelaksanaan APBD Kaltim 2009 lalu. Masalahnya, menurut anggota Pansus LKPJ, Sudarno SE, kondisinya sangat tidak layak untuk diresmikan.
"Kami merekomendasikan membentuk tim investigasi yang terdiri dari pemerintah dan DPRD Kaltim. Tim ini bertugas melakukan kajian ulang terhadap semua proses yang berkaitan pembangunan gedung Diklat. Baik yang menyangkut tentang administrasi proyek maupun audit fisik atas bangunan gedung," kata Ketua Fraksi PDIP itu, usai penyampaian pandangan umum fraksi di DPRD Kaltim kemarin.
Bahkan, rencana mengundang Mendagri untuk meresmikan bangunan itu diminta untuk ditunda. Sampai ada kejelasan soal kondisi bangunan. Juga sampai semua kerusakan yang terjadi diperbaiki. Menurutnya, hal tersebut sangat memprihatinkan. Karena belum setahun selesai, namun kondisinya sudah seperti itu.
"Kami telah mengecek ke lapangan, kondisinya sangat memprihatinkan. Keretakan luar biasa dan tidak wajar terjadi pada hampir semua sisi bangunan. Bahkan, tangga saja sudah rusak dan retak," tandasnya kemarin.
Ini menurut Sudarno, menandakan ada yang tidak beres. Sehingga wajar saja bila DPRD meminta dibentuk tim investigasi. "Aneh juga, bila Pemprov Kaltim masih ngotot untuk tetap meresmikan bangunan itu dalam waktu dekat, padahal kondisinya sangat memprihatinkan seperti itu," tegasnya lagi.
Sementara Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak yang dikonfirmasi terpisah kemarin mengatakan, tidak ada masalah pada pembangunan maupun Gedung Diklat. Ia tetap optimistis dalam waktu dekat akan diresmikan. Apalagi sudah ada kepastian dari Mendagri untuk datang ke Kaltim.
"Untuk meresmikan bangunan itu menjadi domain Pemprov. Tidak perlu membuat tim investigasi, karena memang tak ada masalah," tandasnya serius. (ias/sapos.co.id/28/07/2010)




