15 Kecamatan di Kukar Salurkan Insentif Guru PNS
TENGGARONG, tribunkaltim.co.id - 15 Kecamatan yang telah mendapat Surat Perintah Pembayaran Dana (SP2D) dari Bagian Keuangan Dinas Pendidikan (Disdik) Kukar sudah mengambil cek yang akan digunakan untuk mencairkan insentif guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kecamatan masing-masing.
"Kalau kemarin kan baru lima Disdik Cabang Kecamatan yang mengambil cek, berarti masih ada 10 yang belum. Hari ini, semuanya sudah mengambil cek untuk dicairkan di Bank," ujar Ketua Forum Guru Bersartu Kukar Lilianto, Selasa (27/7/2010).
Ia menjelaskan, penyaluran insentif yang sempat tertunda enam bulan itu dilakukan setelah uang dari Bank dicairkan. Mekanisme penyaluran berawal dari Bendahara Disdik Kecamatan masing-masing mencairkan cek di Bank. Setelah mengantongi uang itu, Bendahara Disdik
Kecamatan menyalurkan uang tersebut ke Bendahara sekolah masing-masing sesuai dengan penerima.
Setiap guru menerima insentif Rp 1.150.000 dikalikan 6 bulan. "Penyaluran seperti pemberian gaji. Kami berharap hari ini, insentif guru di 15 Kecamatan itu sudah bisa selesai," katanya.
Sekolah kata Lilianto biasanya tidak membiarkan uang insentif itu cair setelah 24 jam dicairkan dari Bank.
"Biasanya uang itu tidak bermalam. Setelah dicairkan pagi, mungkin sore sampai malam, uang itu disalurkan ke guru penerima. Seperti tadi malam di Kecamatan Anggana, pencairan insentif berlangsung sampai salat Isya," katanya.
Mengenai tiga Kecamatan yang belum mendapatkan SP2D karena data yang belum lengkap, Lilianto mengaku menyerahkan sepenuhnya ke Bagian Keuangan Disdik Kukar (tribunkaltim.co.id/28/07/2010)




