Wawali Balikpapan Restui PNS Mudik Gunakan Mobil Dinas
BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id - Wakil Walikota Balikpapan Rizal Effendi merestui pegawai negeri sipil (PNS) menggunakan mobil dinas untuk keperluan mudik Lebaran 2010. Hal ini dituturkan Rizal kepada tribunkaltim.co.id, Jumat (27/8/2010) di Kantor Walikota.
Menurut Rizal, kebanyakan PNS di lingkungan Pemkot Balikpapan hanya menggunakan kendaraan dinas untuk mudik ke Samarinda dan sekitarnya. "Selama ini yang saya tahu, mereka menggunakan untuk menemui keluarga di Samarinda dan sekitarnya. Kalau masih di sekitar sini saja boleh. Asal jangan sampai dibawa ke Jawa saja. Risikonya lebih besar," kata Rizal.
Diakuinya, ada mobil dinas yang digunakan sampai ke Banjarmasin Kalsel pada lebaran tahun lalu. Namun, ia pesimis masih ada PNS yang berniat berkendara sendiri hingga ke ibukota Kalsel itu. "Tahun lalu ada satu atau dua yang menggunakan ke Banjarmasin. Tapi sekarang pasti berpikir ulang. Jalannya jauh dan melelahkan. Lebih baik menggunakan pesawat," katanya.
Kendati diizinkan mudik dengan mobil dinas, Rizal dengan tegas mengingatkan tidak dipinjamkan ke orang lain. Karena menurutnya, mobil dinas merupakan tanggung jawab langsung pegawai yang menggunakannya."Mobil dinas jangan sampai dipakai orang lain. Nanti pegawai sendiri yang sulit mempertanggungjawabkan kalau sampai terjadi sesuatu," ujar Rizal.
Sanksi, lanjutnya, telah disiapkan bagi PNS yang meminjamkan mobil dinas kepada orang lain. PNS, kata Rizal, tetap perlu merawat mobil yang digunakan saat mudik. Biaya-biaya perawatan dan bahan bakar saat mudik pun harus ditanggung sendiri. "Saya ingatkan, kalau dipakai mudik, mobil tetap harus dirawat dengan baik," imbuhnya. (tribunkaltim.co.id/30/08/2010)




