Insentif dan Gaji Seimbang
Pegawai Diharapkan Tingkatkan Kinerja
PENAJAM - Bupati Penajam Paser Utara H Andi Harahap menegaskan, gaji dan insentif yang diterima jajaran pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara cukup seimbang. Sehingga, pegawai negeri pun dituntut menunjukkan peningkatan kinerja untuk melayani kepentingan masyarakat.
“Sampai kini, Kabupaten Penajam Paser Utara menerapkan pemberian insentif tertinggi di Indonesia. Insentif terendan yang diberikan kepada pegawai golongan rendah saja Rp 950 ribu per bulan,” kata Bupati H Andi Harahap, baru-baru ini.
Peningkatan gaji dan pemberian insentif yang seimbang itu, kata bupati, seharusnya disambut pegawai negeri dengan bersyukur kepada Allah. Di samping syukur, para pegawai juga harus selalu berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya adalah meningkatkan kedisiplinan dalam bekerja. “Jangan baru datang saat yang lain sudah berkeringatan. Jarak, terutama pegawai yang berasal dari luar Penajam, tidak jadi masalah. Kan bisa disiasati waktu berangkat kerjanya,” katanya.
Dengan jaminan gaji dan pemberian insentif yang disebutnya cukup itu, juga bagian dari cara pemerintah daerah menjamin tingkat kesejahteraan pegawai. Sekali lagi, ujarnya, dampaknya diharapkan sangat positif dalam hal mendongkrak semangat kinerja.
“Lihat saja sekarang ini pegawai-pegawai kita mana ada yang melakukan pekerjaannya dengan muka kecut, semuanya seakan tersenyum lebar karena apa insentif mereka besar dan gaji mereka tak pernah terlambat,” katanya.
Bupati juga mengakui jika menjelang tanggal 20 setiap bulannya ia disibukkan dengan urusan melobi dana perimbangan keuangan dari pusat, menyusul dihapuskannya Dana Alokasi Umum (DAU) yang selama ini dimanfaatkan daerah untuk membayar pegawai negeri.
“Saya harus melakukan lobi-lobi ini karena saya mengkhawatirkan kalau gaji dan insentif pegawai terlambat akan berakibat menurunnya kinerja mereka. Saya tidak ingin gara-gara gaji telat membuat pegawai tidak bersemangat bekerja,” katanya sembari menambahkan, walaupun gaji atau insentif terlambat, kinerja pegawai tidak boleh menurun.
Bupati yang dipilih secara langsung oleh rakyat itu menginginkan pegawai negeri agar bekerja lebih giat lagi dan jangan suka datang terlambat, sebab gaji setiap bulannya diupayakan tidak pernah terlambat. “Pegawai harus terus diperhatikan agar mereka bekerja lebih tenang dan roda pembangunan dapat pula berjalan dengan lancar dan kesejahteraan bagi rakyat Penajam Paser Utara segera terwujud maksimal,”ujarnya, menandaskan.(kaltimpost.co.id/06/09/2010)




