BKD Gelar LPj CPNS
Juga Ajukan Formasi 2010 ke Kemenpan
BALIKPAPAN--Pemkot Balikpapan melalui Badan Kepegawaian daerah (BKD) mengelar latihan pra jabatan (LPj) bagi 112 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulusan tahun 2009 silam. LPj yang dimulai sejak Senin kemarin tersebut, akan dibagi menjadi 3 kelas, yang akan dilangsungkan selama 12 hari sebagai sayarat mutlak bagi CPNS untuk dapat diangkat menjadi PNS di jajaran Pemkot Balikpapan.
“CPNS istilahnya PNS yang baru 80 persen, jadi untuk mencapai 100 persen wajib mengikuti LPj agar bisa diangkat menjadi PNS penuh,” kata Kepala BKD Balikpapan Drs H M Noor di ruang kerjanya kemarin (20/9). Dikatakanya, selain belum berstatus PNS penuh, para CPNS tersebut juga tidak menerima hak mereka secara penuh, seperti layaknya status mereka sebagai CPNS yang dianggap sebagai PNS yang baru 80 persen.
“Rugi kalau tidak ikut, selain tidak akan diangkat menjadi PNS penuh, gaji yang mereka terima juga sama dengan statusnya yang baru 80 persen, jadi setelah diangkat menjadi PNS penuh baru bisa menerima gajinya 100 persen,” terang dia. Dari data yang dimiliki pihaknya, saat ini Pemkot Balikpapan memiliki 5.646 PNS ditambah 645 CPNS.
Dari jumlah tersebut, PNS golongan IV yang memiliki jumlah terbanyak sebanyak 2.152, diikuti golongan III sebanyak 1.979 serta golongan II sebanyak 1.341 dan golongan I sebanyak 174. Selain itu, Pemkot Balikpapan juga mengajukan 287 formasi CPNS 2010 kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan), untuk menyesuaikan kebutuhan pegawai di jajaran Pemkot Balikpapan.
Pihaknya sangat berharap agar Kemenpan dapat menyetujui formasi CPNS yang diajukan pihaknya, mengingat formasi yang diajukan merupakan tuntutan dari kebutuhan pegawai di jajaran Pemkot Balikpapan. “Tahun ini kita ajukan sebanyak 287 CPNS, semoga dapat disetujui, karena kita sudah menyusun formasinya sesuai kebutuhan setiap SKPD yang ada,” ungkapnya.
Dikatakannya, dari angka 287 formasi CPNS tersebut, didominasi oleh kebutuhan akan tenaga pengajar yang mencapai hingga 126. Sedangkan untuk tenaga kesehatan, diajukan sebanyak 87, serta 74 formasi yang tersisa diperuntukkan untuk kebutuhan tenaga teknis seperti Sarjana hukum, pemerintahan hingga akutansi dan sebagainya.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, selalu tenaga guru dan kesehatan yang paling banyak dibutuhkan, jadi formasinya didominasi sama kebutuhan tenaga guru dan tenaga kesehatan,” pungkas dia.(ibr/metrobalikpapan.co.id/23/09/2010)




