Bangli Ubah Formulasi Sistem Penerimaan PNS
BANGLI--MI: Pemerintah Kabupaten Bangli akan mengubah formulasi sistem penerimaan calon pegawai negeri sipil, antara lain dengan menerima warga kabupaten itu yang lulus dengan predikat sangat memuaskan atau cumlaude di sejumlah perguruan tinggi.
Bupati Bangli Made Gianyar di Bangli, Minggu (26/9), menjelaskan bahwa pihaknya akan menerima 20% dari seluruh jatah CPNS tahun ini bagi lulusan perguruan tinggi yang lulus cumlaude. Lulusan itu dikhususkan hanya untuk warga Bangli.
"Sementara 40% lagi, katanya, akan diperuntukan untuk siswa SMK dan SMA yang berhasil meraih juara umum di sekolah masing-masing dan 40% lagi akan memakai asas keadilan. Untuk keadilan, kami akan membagi rata jatah CPNS tersebut ke setiap desa," katanya.
Dia melihat, selama ini sistem keadilan dalam penerimaan CPNS belum ada. Buktinya, warga desa selama ini sangat minim mendapatkan kesempatan lulus tes CPNS. Ia menyebut Desa Pengotan yang jumlah warganya yang menjadi PNS sangat kecil.
Selain menyinggung soal penerimaan CPNS, Gianyar juga meminta kepada masyarakat Bangli untuk senantiasa terbuka serta menghindari adanya politik kotor.
Dia menyebutkan, saat pemilihan bupati beberapa bulan lalu, pihaknya mengaku tidak menerapkan politik kotor sehingga dirinya murni didukung oleh masyarakat. "Dasarnya bukan karena uang karena saya hanya menghabiskan dana Rp343 juta," ujarnya.
Ia mengaku dana itu sangat kecil dibandingkan dengan pengeluaraan calon bupati lainnya. "Ya begitulah, kalau biaya tinggi setelah menjabat pasti menginginkan untuk dana itu kembali," katanya.
Keinginan untuk mengembalikan dana itulah, kata Gianyar, yang menyebabkan pejabat memanfaatkan hal yang tidak wajar, termasuk bermain dalam penerimaan CPNS. (Ant/OL-3/mediaindonesia.com/27/09/2010)




