Gerbong Mutasi Bergulir Lagi
Jadwalkan Rabu, Posisi Kadisdik Bakal Bergeser
TENGGARONG – Gerbong mutasi tahap dua bakal makin panas. Rabu (6/10) mendatang Bupati Kukar Rita Widyasari menjanjikan akan menggeser sejumlah posisi penting lagi. Jumlah posisi yang akan diutak-atik disebut-sebut mencapai puluhan. “Ya, Rabu (6/10, Red.) nanti mutasi akan digelar lagi,” kata Bupati Kukar Rita Widyasari saat dihubungi media ini, kemarin.
Rita pada hari Minggu (3/10) kemarin mengaku masih melakukan penyusunan nama-nama yang akan dimutasi. Salahsatu bocoran, posisi kepala Dinas Pendidikan juga akan bergeser. “Untuk Dinas Pendidikan, orang yang akan dipilih masih menunggu izin dari Menteri Pendidikan. Karena posisinya diperbantukan saat ini,” katanya.
Berapa jumlah yang dimutasi? Rita mengaku belum mengkalkulasi secara keseluruhan. Yang jelas, dia memastikan akan banyak nama yang digeser. Ketika ditanya ditanya apakah mencapai puluhan orang, secara tersirat dia membenarkan.
“Belum saya total jumlahnya. Yang jelas banyak lah, saya mau melakukan penyegaran,” katanya.
Seperti diketahui, pada 29 September lalu 56 pejabat telah dimutasi Rita. Posisi asisten Sekda semua diganti nama baru. Yang paling menjadi perbincangan, adalah posisi kepala Dinas Pertambangan yang sebelumnya dijabat Basri Hasan kini diganti Assobirin. Menurut informasi Pemkab Kukar, Assobirin sebelumnya berasal dari Dinas Perkebunan, namun dinilai mampu karena memiliki kualifikasi sarjana teknik.
Beberapa posisi penting yang diisi yakni Asisten I Sekkab kini dijabat Syamsie Juhri, Asisten II Edi Damansyah, Asisten III Sutrisno dan Asisten IV Bahrul. Sementara Kadis Kesehatan dijabat Emmy Dasimah, Kadis Kehutanan Sukhrawardy dan Didi Ramyadi yang sebelumnya hanya menjabat Plt menjadi Kadis PU.
Sementara, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dijabat Irfan Prananta, Assobirin menjabat sebagai Kepala Dinas Pertambangan. Selanjutnya, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata dijabat Azmidi, Kepala BLH Kukar yang sebelumnya dijabat Bahteramsyah, kini dijabat Adinur. Sementara Totok Heru Subroto yang pernah menjabat sebagai sekretaris Bappeda diangkat menjadi Kepala Bappeda.
Ditanya soal sejumlah nama baru yang mengisi posisi penting, seperti Assobirin, Rita mengaku telah memilih sesuai kemampuan dan kompetensi.
“Insya Allah pilihan saya ini berdasarkan semangat prinsip the right man in the right place,” ujarnya. Pemilihan posisi Kadis Pertambangan memang menjadi sorotan, karena banyaknya persoalan izin pertambangan dan illegal mining yang ada di Kukar.
“Tentu tetap nanti ada evaluasi. Kalau memang tak mencapai target yang saya berikan, maka bisa saya mutasi lagi,” kata Rita. (che/kaltimpost.co.id/04/09/2010)




