Sudah 14 Korban Penipuan Penerimaan CPNS Tasikmalaya
TASIKMALAYA--MI: Sebanyak 14 orang menjadi korban penipuan penerimaan calon pegawai negeri sipil Pemerintah Kota Tasikmalaya oleh pelaku tidak dikenal dengan mencatut nama Wakil Wali kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Salah seorang tokoh masyarakat Tasikmalaya yang tidak ingin disebutkan namanya di Tasikmalaya, Minggu (3/10), mengatakan, pelaku telah membawa uang puluhan juta rupiah dari korban penipuan itu. "Pelaku mengaku sebagai orang dekat wakil wali kota, kemudian korban tergiur dan mengeluarkan uang puluhan juta," katanya yang juga salah satu tokoh sebuah organisasi pesantren di Tasikmalaya.
Salah seorang orang tua korban penipuan warga Kecamatan Cibeureum yang tidak ingin disebutkan identitasnya mengatakan pelaku dengan rayuannya itu berjanji mampu meloloskan tes CPNS. Bahkan, beberapa pekan lalu, pelaku menjanjikan para korban untuk dipertemukan langsung dengan Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dede Sudrajat di suatu tempat. Namun rencana pertemuan itu belum terlaksana.
"Ternyata hanya salah satu penipuan saja untuk meyakinkan. Nyatanya, pertemuan itu tidak ada hingga sekarang," katanya yang mengaku para korban telah mengeluarkan uang berkisaran Rp30 juta.
Di tempat terpisah, Wakil Wali kota Tasikmalaya Dede Sudrajat mengatakan telah mengetahui ada korban penipuan penerimaan CPNS sebanyak 14 orang dengan mencatut namanya. Ia mengimbau kepada seluruh warga Kota Tasikmalaya agar waspada terhadap tindakan penipuan terkait menjanjikan meloloskan penerimaan CPNS.
"Mereka bisa mencatut nama siapa saja, termasuk Wakil Wali kota, untuk memuluskan aksinya, maka saya harap warga waspada jangan percaya," katanya. (Ant/OL-5/mediaindonesia.com/05/10/2010)




