Lulus, CPNSD Diminta Lapor BKD
Tidak Daftar Ulang, Dinyatakan Mengundurkan Diri
SAMARINDA. 253 peserta tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Pemkot Samarinda yang dinyatakan lulus, diminta segera melakukan proses daftar ulang di Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
Kepala BKD Kota Samarinda Suryawan Atmadja mengatakan, proses daftar ulang hanya dibuka selama dua hari. Yakni Senin (20/12) dan Selasa (21/12) besok hingga pukul 15.00 Wita.
"Peserta yang tidak melakukan proses daftar ulang sesuai jadwal yang telah ditentukan, dinyatakan mengundurkan diri. Proses pendaftaran ulang cuma diberi waktu dua hari. Yakni mulai pukul 09.00 Wita hingga 15.00 Wita," tegas Suryawan.
Menurutnya, untuk tahap awal, peserta yang dinyatakan lulus hanya sebatas melapor ke BKD dengan menyertakan kartu peserta tes CPNSD yang asli serta KTP.
"Untuk sementara peserta yang dinyatakan lulus, harus membawa dua berkas yang dimaksud. Nomor bukti peserta yang digunakan pada tes akademik 5 Desember lalu tidak boleh dalam bentuk fotokopi, melainkan harus yang asli," terang Suryawan lagi.
Sementara itu, Asisten IV Setkot Samarinda, Maryadi mengimbau kepada CPNSD yang telah dinyatakan lulus, untuk tidak cepat puas. Pasalnya, setelah daftar ulang, selanjutnya Pemkot akan melakukan tahapan cek fisik dan kesehatan. Termasuk tes narkoba.
"Proses CPNSD masih panjang. Pengumuman kelulusan kemarin (Sabtu, 18/12) lalu baru tahap awal. Karena masih banyak tahapan yang harus ditempuh para CPNSD yang dinyatakan lulus," ungkapnya lagi.
Maryadi juga menyebut, setelah proses daftar ulang yang diberikan waktu selama dua hari rampung, pihaknya akan segera melaporkan hasil seleksi CPNSD tersebut kepada Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional Kalimantan yang berkedudukan di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
"Yang akan kita laporkan ke BKN Regional Kalimantan adalah jumlah peserta tes CPNSD yang memasukkan berkas hingga yang melakukan proses daftar ulang," timpalnya.
Untuk diketahui, pada penerimaan CPNSD 2010 Pemkot Samarinda mendapat jatah 253 formasi umum dari berbagai jurusan. Yakni tenaga teknis, tenaga kesahatan dan tenaga penagajar (guru).
Dari jumlah formasi yang tersedia, 977 peserta mengikuti tes. Sebelum akhirnya disaring menjadi 253 yang dinyatakan lulus. (ara/samarindapost.co.id/21/10/2010)




