Sanggup Taat Aturan, 332 PNS Disumpah
SEBANYAK 332 pegawai di lingkungan Pemkot Bontang yang terdiri dari formasi umum 329 pegawai dan 3 orang dari tenaga honorer, Senin (20/11) diambil sumpah dan janjinya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Bontang. Pengambilan sumpah dan janji PNS ini dilakukan Wakil Wali Kota Bontang Drs H Sjahid Daroini di ruang Auditorium Kantor Wali Kota Bontang Lestari.
Dalam arahannya, Wawali Sjahid Daroini menegaskan bahwa sumpah dan janji yang telah diucapkan oleh tiga ratus tiga puluh dua aparatur ini bukan hanya sekadar ucapan semata. Tetapi, ucapan yang ditujukan kepada diri sendiri dan Tuhan YME untuk melaksanakan pekerjaan selaku abdi negara dan kesanggupan diri untuk menaati semua peraturan kepegawaian yang telah ditentukan.
“Kegiatan pengangkatan sumpah/janji PNS bukan kegiatan formalitas tetapi merupakan titik awal ‘ikrar diri’ sebagai abdi masyarkat dan abdi negara. Sebagai abdi masyarakat saudara harus mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, sedangkan abdi negara saudara harus mampu menjadi perekat dan menjaga eksistensi negara kesatuan RI,” tegasnya.
“Jadi bila suatu saat saudara diperlukan untuk membela negara maka kita tidak berhak untuk menolaknya. Wajib hukumnya bagi kita untuk membela negara,” sambungnya.
Lebih lanjut dikatakannya, pengangkatan CPNS menjadi PNS merupakan amanah dan penghargaan pemerintah atas kemampuan dan pengabdian selama menjadi tenaga honorer atau PTT, dan juga menjadi buah perjuangan dan kerja keras dari tenaga honorer.
Karena itu Wawali berharap kesempatan menjadi seorang PNS jangan sia-siakan, ukirlah prestasi dengan bekerja sunguh-sungguh, selalu menimba ilmu dan pengetahuan, teknologi, disiplin dan mampu memberikan teladan dimanapun ditempatkan. ”Dalam konteks itulah kehadiran saudara sebagai PNS di lingkungan Pemkot Bontang hendaknya mampu memperkuat dan meningkatkan citra birokrasi di mata masyarakat,”ujarnya.
Ditegaskan pula oleh Wawali, saat ini masyarakat semakin kritis dan tidak mau dilayani dengan birokrasi yang lamban, bertele-etele bahkan ketidakpastian hukum. Karena itu kehadiran sebagai PNS hendaknya membawa kesejukan dan memberikan darah segar terhadap peningkatan kualitas birokrasi yang andal dan responsif.
“Dalam meniti karier hendaknya saudara harus mengikuti perkembangan baik SDM, informasi dan teknologi dengan terus belajar, dan didasari dengan kerja keras seperti memberikan masukan kepada pimpinan, inovasi dan perubahan terhadap lingkungan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tandasnya. (hms4/kaltimpost.co.id/21/12/2010)




