Abdul Muis Jabat Plt Sekkot Bontang
BONTANG. Setelah ada kepastian dirinya ikut bertarung di Pemilihan Bupati(Pilbub) Kubar. Akhirnya Abdul Azizs, resmi melepaskan jabatannya sebagai Sekkot Bontang. Sebagai penggantinya adalah, Abdul Muis yang juga menjabat sebagai Asisten Admnistrasi Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemkot Bontang.
Praktis, dengan jabatan barunya itu, Abdul Muis sekarang harus rangkap tiga jabatan. Yaitu selain sebagai Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemkot Bontang, Plh Kepala Badan Lingkungan Hidup (BPLH) Bontang serta Plt Sekkot. "Untuk rangkap jabatan tidak ada masalah, sepanjang semua bisa dijalankan sesuai aturan," sebut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bontang, Fahrullah kemarin.
Penunjukkan Plt Sekkot tersebut berlaku sejak 3 Januari lalu, hingga adanya penetapan pejabat Sekkot devinitif dari Walikota Bontang.
Ditambahkannya, salah satu tujuan penunjukan Plt Sekkot tak lain untuk mengisi kekosongan jabatan. Sebab, jabatan sekkot memiliki peran sangat penting dalam membantu pelaksanaan kegiatan pemerintahan. Terutama dari segi pelayanan publik tidak boleh menurun, harus tetap ditingkatkan. Selain itu proses untuk menetapkan pejabat sekkot, juga harus melalui persetujuan gubernur yang akan memakan waktu cukup lama.
"Jadi, untuk menentukan sekkot definitiv, harus ada surat keputusan dari Gubernur Kaltim, dan itu perlu waktu untuk proses suratnya. Untuk sementara ini baru Plt sekkot," sambat Fahrullah saat menjelaskan proses pergantian sekkot Bontang.
Sekadar diketahui, sebelumnya jabatan sekkot ini dipegang H Adi Darma yang maju pada Pemilukada Bontang, dan akhirnya menjadi calon walikota Bontang terpilih periode 2011-2016. Jabatan sekkot kemudian dipegang Abdul Azis. Berjalan beberapa bulan posisi sekkot kembali kosong, dikarenakan Abdul Azis ikut mencalonkan diri pada Pemilukada Kubar.
Selain penunjukkan Abdul Muis sebagai Plt Sekda Bontang. Januari 2011 iniu juga terjadi pergantian struktural di lingkungan Pemerintah Bontang. Salah satu alasannya sejumlah pejabat memasuki masa pensiun, yang diantaranya satu dari sekian banyak adalah Kabag Satpol PP, H Sulardi Hatono. "Waktu dekat akan ada perubahan struktur, namun belum diketahui pasti karena masih dalam proses, dan terkait permasalahan administrasi," sebut Fahrullah.
Terpisah, Abdul Azizs kepada wartawan mengatakan, dirinya resmi mundur dari jabatan Sekkot Bontang, dan suratnya sudah ditandatangani Walikota Bontang Sofyan Hasdam dan Gubernur Kaltim, Awang Farouk. "Saya sudah resmi mundur, suratnya sudah ditandatangani Pak Walikota (Sofyan Hasdam-red). Dan Pak Muis sudah resmi menjabat Plt Sekkot, suratnya sudah ada dari gubernur. Kalau nantinya saya tidak terpilih di Kubar, yah terserah aja, mau ditempatkan dimana," kata Azis.(im/kaltimpost.co.id/07/01/2011)




