Kecurangan CPNS 2010
Kepala BKD Tanjungpinang Mangkir Dipanggil Polisi
TANJUNGPINANG--MICOM: Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Pok Yong, mangkir dari panggilan penyidik Polresta Tanjungpinang yang akan meminta keterangan lanjutan terkait dugaan kecurangan dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil 2010.
Kapolresta Tanjungpinang AKB Suhendri, Rabu (19/1), membenarkan ketidakhadiran Pok Yong dua hari-berturut-turut ketika hendak dimintai keterangan oleh penyidik.
"Benar, hari ini seperti pada Selasa (18/1) yang bersangkutan belum bisa menghadiri panggilan penyidik kepolisian," kata Suhendri di Tanjungpinang. Pihaknya akan mengirim surat kedua kepada Pok Yong karena pemeriksaan pada pekan sebelumnya belum tuntas.
Kepolisian sudah memanggil tiga pejabat Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk dimintai keterangan terkait dugaan kecurangan dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2010. "Saya tidak ingat nama dan jabatan dua pejabat lain kecuali Pok Yong," katanya.
Salah seorang peserta CPNS 2010 atas nama Ummi Pratiwi juga sudah diperiksa penyidik kepolisian, karena nama Ummi Pratiwi ditemukan lulus di Pemkot Tanjungpinang dan Pemprov Kepri untuk formasi dokter gigi. "Dari pemeriksaan, Ummi Pratiwi mengaku hanya mengikuti ujian di Pemprov Kepri, walaupun juga lulus di Tanjungpinang," ujar Suhendri.
Kepolisian juga akan memanggil pejabat Universitas Indonesia sebagai lembaga independen yang bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat dalam pelaksanaan ujian CPNS 2010. "Kami akan panggil pihak UI, karena dari pemeriksaan panitia penerimaan CPNS semua hasil ujian yang diumumkan mereka terima dari UI. Akan dikroscek kebenarannya," ujar Kapolresta. (Ant/OL-5/mediaindonesia.com/20/01/2011)




