Pengabidan Tidak Kenal Pensiun
Wawali Rizal Lantik Pengurus PWRI Cabang Balikpapan
BALIKPAPAN- Keberadaan para Pensiunan PNS yang terhimpun dalam wadah Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) diharapkan dapat terus memberikan masukan bagi pemerintah kota dalam menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan. Wakil Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi mengatakan, untuk melakukan pengabdian tidak mengenal kata pensiun.
“Banyak cara untuk membangun kota kita, begitu juga para pensiunan PNS. Selepas bertugas, banyak cara untuk terus berkarya termasuk di dalamnya perjuangan PWRI,” ujar Rizal pada pelantikan Pengurus PWRI Cabang Kota Balikpapan, di Auditorium Balaikota, Senin (28/2) kemarin.
Wawali Rizal memberikan apresiasi kepada seluruh pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah mendedikasikan diri dan memberikan pengabdian kepada pemerintah daerah dan megara. Ia juga menyatakan salut dan bangga terhadap anggota pensiunan PNS di usianya yang senja namun masih memiliki semangat dalam mengisi kegiatan-kegiatannya dengan membentuk organisasi.
Menurutnya, hal tersebut adalah pilihan yang tepat karena organisasi adalah wadah atau media silaturrahmi antar seluruh pensiunan. Dengan wadah organisasi tersebut, PWRI Cabang Balikpapan dapat membuat kegiatan-kegiatan dana member dukungan secara tidak langsung terhadap pembangunan.
“Kami berharap, PWRI bersama-sama pemkot dapat memberikan sumbangsihnya terutama sebagai sesepuh yang diharapkan memberikan sejumlah masukan dan saran dalam menyikapi sesuatu hal yang berkembang di masyarakat,” harap Rizal. Ketua PWRI Balikpapan sendiri sekarang ini dipegang oleh Nurseransyah, menggantikan Abdul Gani. Sementara itu, Ketua PWRI Provinsi Kaltim, Yurnalis Ngayoh yang turut hadir dalam pelantikan, menuturkan bahwa Wredatama artinya adalah orang tua yang utama.
Adalah kelompok orang-orang yang masih potensial, meski usianya kian merambat naik menuju sepuh. Sesuai dengan jati dirinya, PWRI dari sejak didirikan puluha tahun silam, adalah sebagai purna bhakti KORPRI yang diharapkan dapat terus meneruskan pengabdiannya kepada masyarakat, bangsa dan negara.
“Sebagai seorang Wredatama, kita sekalian dianggap sebagai orang-orang yang benar-benar telah teruji, mampu dan berhasil menjalankan tugas-tugas yang diembankan oleh negara,” kata Ngayoh, mantan Wakil Gubernur Kaltim.
Karena itu, dengan pengalaman dan wawasan yang ada dan telah teruji di lapangan pekerjaan itu, para anggota PWRI diharapkan masih bisa berperan, berkarya sesuai bidangnya, tidak terkecuali turut berpartisipasi dalam pembangunan di daerah. Seperti yang sudah dilakukan selama ini, Wredatama cukup mampu berkiprah di bidang perkoperasian, aktif di berbagai kegiatan keagamaan dan kesehatan, kegiatan sosial, olahraga dan kesenian sesuai dengan program kerja organisasi yang akan direncanakan.
“Bahkan saya bangga deng PWRI Balikpapan, dimana cuma Balikpapan yang vokal mendesak revisi peraturan pemerintah agar kesejahteraan pensiunan semakian diperhatikan. Luara biasa, Balikpapan menjadi inisator perubahan kehidupan penisunan seluruh Indonesia,” pungkas Ngayoh.(die/kaltimpost.co.id/01/03/2011)




