Semua SKPD Diminta Jangan Egois
Sutiman : 9 Tahun, Terkesan Kerja Kita Belum Maksimal
PENAJAM-Sebagai implementasi Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, maka dilaksanakan Forum Gabungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (FG-SKPD).
Hal ini diungkap Kepala Bidang Penelitian, Evaluasi dan Pelaporan, Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda), Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Suprih, saat memberikan laporan pada pembukaan FG-SKPD di ruang pertemuan lantai dasar Kantor Sekretariat Kabupaten, kemarin.
“Forum ini mempunyai kedudukan strategis, karena menjadi media dan wadah bersama antarpelaku untuk membahas perencanaan pembangunan 2011,” sebutnya.
Dijelaskannya, FG-SKPD melakukan sinkronisasi hasil Musrenbang Kecamatan dengan dokumen Perencanaan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), Renstra SKPD menjadi Renja SKPD tahun 2012.
Secara substansi, Renja SKPD memuat potensi atau kondisi riil suatu daerah, isu dan permasalahan strategis, sasaran program, kebijakan, prioritas kegiatan pembangunan serta pendanaannya masing-masing urusan yang ditangani.
Acara ini dibuka Sekretaris Kabupaten (Sekkab) H Sutiman, dihadiri jajaran pejabat kepala SKPD. Sementara dalam kesempatan yang sama Sutiman mengatakan, hendaknya semua SKPD sudah saatnya berlomba dan berpacu berbuat lebih baik dari yang lain. ”Tiap-tiap SKPD harusnya masing-masing punya unggulan, sekaligus harus bisa lebih mandiri,” tandas Sutiman mengingatkan.
Pria berpenampilan kalem ini lalu mencotohkan, beberapa SKPD seperti Diskukmperindag harus punya unggulan program industri rumah tangga (IRT) yang terbilang sukses dibawah binaannya, agar dapat ditampilkan dan menjadi ajang promosi pada acara Pekan Nasional (Penas) mendatang.(metrobalikpapan.co.id/11/03/2011)
Demikian pula bidang pertanian, menurutnya, banyak hal yang bisa ditonjolkan termasuk peningkatan hasil produksi pertanian, seperti peningkatan hasil produksi gabah, juga masalah pembelian bibit dan pupuk. “Namun karena kurang sosialisasi akhirnya petaninya tak dapat manfaatkan hal itu secara maksimal.
Inilah tugas para PPL lebih proaktif memberikan penyuluhan, jangan sampai petani kehilangan komunikasi atau miss comunication dan lain-lain,” ungkapnya.
Belum lagi soal perindustrian, lanjutnya, bagaimana menampilkan kemasan makanan yang lebih menarik dan dapat menjamin kebersihan serta memenuhi standar kesehatan. Nah, bicara soal Dinas Kesehatan malah sekarang kurang nyambung yang ujung-ujungnya mengarah kepada perbaikan jalan yang lagi rusak parah. ”Bagaimana tidak, ternyata jalan rusak juga berimbas pada kesehatan, seperti orang yang mau melahirkan saat dilarikan ke rumah sakit belum sampai di tujuan sudah melahirkan di jalan,” ucap Sutiman berilustrasi.
Ini artinya apa, imbuh dia, SKPD satu dengan yang lainnya saling keterkaitan, sehingga jangan terkesan SKPD bekerja sendiri-sendiri, jangan mengedepankan egonya masing-masing proyek yang satu menuding proyek yang lain.
”Jadi, mari kita dan semua SKPD bersama-sama bekerja secara optimal menjalankan roda pemerintahan di 2011 ini, jangan sampai 9 tahun sudah usia Kabupaten PPU ini namun hasil kerja kita masih terkesan belum maksimal,” tutupnya.(pam)




