Tiga SKPD Bakal Miliki Kantor Baru
BALIKPAPAN-Pemkot Balikpapan merencanakan pembangunan kantor baru bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) jajaran Pemkot Balikpapan. Pembangunan gedung itu merupakan salah satu upaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan kepada masyarakat. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Balikpapan, Drs H Suryanto MM.
“Gedung yang dibangun antara lain, Disnakersos itu rencananya dibangun 3 lantai, Capil (Disdukcapil, Red) sama Kantor pemberdayaan masyarakat (BPMP2KB, Red),” kata Suryanto di balaikota belum lama ini.
Dikatakannya, rencana pembangunan ketiga kantor SKPD tersebut, sebenarnya telah direncanakan sejak beberapa tahun silam, mengingat Detail Engineering Design (DED) pembangunan ketiga kantor tersebut telah disusun sejak tahun 2007 silam, namun belum sempat dilaksanakan pembangunannya.
“DED-nya sudah lama, tetapi belum dibangun, dan kalau DED-nya sudah lama, perlu evaluasi DED karena satuan harga semakin naik, dan semakin lama dibangun, pembiayaannya akan terus bertambah mahal, makanya saya usulkan pembangunannya di 2012,” terang dia.
Lebih lanjut Suryanto mengutarakan, khusus untuk kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP2KB), akan mengalami pemindahan lokasi, jika pembangunannya dapat dilakukan di tahun 2012.
“Lokasinya di kawasan Ring Road (Jl Ruhui Rahayu, Red), tetapi kalau Capil dan Disnaker, lokasinya tetap di sana (kantor lama, Red),” sebutnya.
Terus mau diapakan kantor BPMP2KB yang lama? “Kalau kantor lama mau diapakan, kita belum berpikir ke sana, yang penting bangunan barunya dulu, baru kita melangkah ke pemanfaatan kantor yang lama,” jawabnya.
Untuk menyiasati besarnya anggaran yang akan digunakan untuk pembangunan ketiga kantor tersebut, sambung Suryanto, pihaknya akan mengupayakan pembangunannya dapat dimulai sejak tahun 2012 mendatang menggunakan sistem multiyears.
“Untuk menyiasatinya, pakai sistem multiyears. Jadi pembangunanya bisa dimulai tahun 2012, tetapi bayarnya nanti bisa di tahun 2016,” pungkas dia tanpa menyebutkan berapa anggaran yang dibutuhkan.(ibr/balikpapanpos.co.id/27/03/2011)




