Walikota: Eselon IV Jangan Sampai Keliru
Lantik 73 Pejabat Eselon III dan IV
SAMARINDA. Walikota Samarinda H Syaharie Jaang mewanti-wanti kepada pejabatnya, bahkan sekalipun pejabat eselon IV supaya dalam bekerja tidak sampai keliru. Mereka harus cermat dan teliti sehingga tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.
"Pejabat eselon IV itu, apakah dia kepala seksi di kelurahan atau kasubag, dia itu pejabat juga. Pejabat itu bukan kepala dinas atau sekda maupun walikota atau wawali, kepala seksi juga pejabat. Kami juga minta kepada eselon IV supaya tidak keliru dalam pekerjaannya. Eselon IV keliru, nanti eselon III juga keliru, kemudian dari eselon III memberikan laporannya ke eselon II juga keliru hingga sampai ke tangan sekda dan walikota juga keliru, akhirnya menjadi masalah," ungkap Jaang dalam arahannya ketika melantik 73 pejabat eselon III dan IV di rumah jabatan walikota, Jumat (8/4).
Ia mengingatkan eselon III dan IV merupakan tulang punggung organisasi sehingga mempunyai andil besar dalam ikut menentukan baik buruk wajah dan kinerja Pemkot Samarinda.
Konsekuensinya, lanjut Syaharie, pejabat eselon III dan IV harus cinta kepada pekerjaan, adil, kreatif, mampu menjalin kerjasama dengan atasan dan staf serta tidak melulu bekerja di belakang meja.
"Kecewa terkait mutasi, boleh-boleh saja. Tetapi ingatlah bahwa sesuatu yang menurut manusia baik, belum tentu baik menurut Tuhan, demikian pula yang menurut manusia tidak baik, bisa jadi justru yang terbaik menurut Tuhan. Kita ambil hikmahnya saja," tuturnya.
Jadi menurutnya, pertukaran posisi pejabat ini murni sebagai bentuk penyegaran dalam kelembagaan, agar pemerintah kota sebagai sebuah satu kesatuan sistim dapat berjalan optimal dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Walikota berharap seluruh jajarannya bisa menerima mutasi ini sebagai sebuah kewajaran.
Selanjutnya Walikota juga mengingatkan bahwa manusia adalah salah satu faktor penggerak utama sebuah sistim, secanggih apapun teknologi, sebagus apapupun sistem yang dirancang, kalau unsur manusianya lemah maka bisa dipastikan akan mendapati sebuah kegagalan.
Kepada seluruh jajaran khususnya lagi yang telah mendapat kepercayaan untuk memegang sebuah jabatan, ia meminta agar terus berusaha bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja ikhlas. Terlebih dalam kondisi saat ini dimana keuangan pemkot tengah dalam keterbatasan, sementara kondisi perkembangan pembangunan dalam segala sektor terus menuntut pelayanan yang lebih baik lagi, khususnya dari sektor pertumbuhan penduduk yang membawa dampak pula pada meningkat kebutuhan hunian, sehingga mau tidak mau pembukaan lahan harus dilakukan.
Adapun mereka yang dilantik diantaranya H Adriyani menjabat Kabid Pengawasan Industri Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Fathurrozi menjabat Sekretaris Badan Diklat dan Litbang, Syarif Hidayatulah menjabat Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah, Firman menjabat Sekretaris BNK. (*/ara/sapos.co.id/11/04/2011)




