DPRD Pertimbangkan Panggil BKD
ANGGOTA DPRD Kota Samarinda mulai ikut menyoroti beberapa oknum pegawai Pemkot yang terpantau kamera Sapos sedang berada di pusat perbelanjaan saat jam kerja masih berlangsung, beberapa waktu lalu. Sorotan kali ini, disampaikan anggota Komisi I, Rasidan.
Terkait masalah ini, pihaknya mengaku akan mempertimbangkan memanggil Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk menjelaskan kondisi atau tingkat kedisiplinan pegawai di lingkungan Pemkot Samarinda.
"Jangan sampai masalah ini berlarut-larut. Kami ini, sebagai bagian dari eksekutif yang juga mitra kami dalam bekerja memberikan contoh yang baik bagaimana menegakkan kedisiplinan di dunia kerja," terang Rasidan, tadi malam.
Menurutnya, rencana pemanggilan Badan Kepegawian Daerah Kota Samarinda akan masuk agenda komisi I dalam waktu yang memang memiliki tupoksi untuk mengawasi kinerja aparatur pemerintahan.
"Kalau tidak bisa dalam waktu dekat, ya kita akan agenda setelah kegiatan-kegiatan Komisi I lainnya selsesai dikerjakan," terangnya lagi.
Rasidan menjelaskan, kalaupun BKD benar-benar akan dipanggil, pihaknya tidak hanya meminta penjelasan mengenai maraknya oknum pegawai Pemkot Samarinda yang sering keluyuran di pusat perbelanjaan saat jam kerja berlangsung.
"Tetapi kita juga akan memintai keterangan mengenai kondisi tingkat kedisplinan pegawai Pemkot Samarinda secara umum. Ini penting bagi kami sebagai resensi dan mitra kerja eksekutif dalam hal ini pemberdayaan apratur pemerintahan," terang Rasidan lagi.
Dia sendiri mengakui banyaknya oknum pegawai Pemkot yang kerap keluyuran saat jam kerja masih berlangsung bukan perkara baru di dunia pemerintahan. Dia mengatakan jika secara umum tingkat kedisiplinan pegawai perlu ditingkatkan.
"Sebagai fungsi kontrol dan pengawasan sudah menjadi kewajiban kita melakukan tugas tersebut. Jadi tidak maksud apa-apa, selain untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai termasuk kita sebagai anggota DPRD yang bekerja dari uang rakyat," pungkasnya. (ara/sapos.co.id/24/04/2011)




