Kadisdik Pensiun, Diperpanjang 2 Tahun
Chairul: Terkesan Miskin Orang Pintar
SAMARINDA - Posisi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Samarinda Harimurti mulai disoal, karena masih menjabat kendati sudah pensiun 2010 lalu. Chairul Huda anggota Komisi IV DPRD Samarinda menyebutkan, regenerasi pejabat di lingkup Pemkot Samarinda mendesak dan menjadi pertanyaan publik.
“(Pemkot) Samarinda terkesan miskin orang yang pintar. Harusnya Harimurti kalau sudah pensiun, bisa legawa dengan menyerahkan jabatanya sekarang, dengan pemimpin yang baru,” ucap ketua Fraksi PAN ini.
Ia menyebutkan, persoalan ini salah satu pekerjaan rumah (PR) Wali Kota Syaharie Jaang untuk segera melakukan penyegaran di lingkungan pendidikan. “Kalau sudah pensiun kenapa harus diperpanjang, seakan-akan tak ada orang baru, yang akan mengisi jabatan itu. Apalagi selama ini dunia pendidikan di Samarinda sangat minim prestasi,” ucapnya.
Selain gonjang-ganjing di lingkup pemkot, seorang warga mengirimkan SMS ke redaksi Kaltim Post. ”Kami sebagai warga Samarinda cukup prihatin Pak Jaang (wali kota). Pak Harimurti Kadisdik itu sudah habis masa tugasnya, harusnya pensiun. Apa tidak ada lagi putra daerah kita yang terbaik Pak. Tolong Pak jangan masyarakat dibuat bingung, kami sangat mengharapkan kepemimpinan Bapak yang jujur dan adil” Pengirim dari nomor HP +6285345405054.
Direktur Eksekutif Pokja 30 Caralus Tuah mejelaskan, persoalan ini jelas melanggar undang-undang (UU) dan peraturan daerah (perda). Menurutnya, seharusnya pejabat ini dipensiunkan, karena membebani anggaran. Sebab, mereka tetap digaji.
“Padahal pemkot selalu menyuarakan mengenai penyegaran dan regenerasi, tapi itu seperti hanya slogan,” ucap Tuah. Dia menyebutkan, bagaimana mesin birokrasi akan membaik jika tidak dimulai dari pemkot sendiri.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Samarinda Suryawan Atmadja menyebutkan, Harimurti harusnya pensiun pada usia 56 tahun (setahun lalu). Namun karena masih dibutuhkan Wali Kota Achmad Amins ketika itu, masa kerjanya diperpanjang selama 2 tahun. ”Sudah satu tahun Harimurti menjalani perpanjangan masa pensiunnya, dan tinggal satu tahun lagi,” jelasnya. Dikonfirmasi soal itu, Kadisdik Samarinda Harimurti enggan berkomentar. (*/adw/ibr/kaltimpost.co.id/24/05/2011)




