Bupati Pimpin Apel Pagi
Ingatkan Tupoksi SKPD
TANJUNG REDEB – Setelah menjalani libur panjang, Pemkab Berau menggelar apel pagi di halaman kantor bupati Senin (6/6) kemarin. Saat apel itu, Bupati mengingatkan semua Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) untuk kembali menghayati tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.
TANJUNG REDEB – Setelah menjalani libur panjang, Pemkab Berau menggelar apel pagi di halaman kantor bupati Senin (6/6) kemarin. Saat apel itu, Bupati mengingatkan semua Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) untuk kembali menghayati tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.
Peserta apel terdiri dari pegawai di sekretariat maupun di SKPD. Tingkat kehadiran pegawai di lingkungan Pemkab pasca libur panjang sudah cukup baik. ”Saya bersyukur dan berterima kasih kepada segenap karyawan yang kembali bekerja tepat waktu usai liburan,” kata Makmur saat apel yang juga dihadiri WabupAhmad Rifai, SekkabIbnu SinaAsyari, para asisten sekkab serta staf ahli bupati.
Saat apel, Bupati juga menyinggung keberhasilan Berau meraih Otonomi Award yang diadakan Jawa Pos Institute Pro-Otonomi (JPIP). Berau dinilai berhasil pada kategori pemerataan ekonomi, dan masuk nominasi pada beberapa kategori lainnya. ”Ini patut dibanggakan, sekaligus menjadi pemicu untuk meningkatkan prestasi di waktu mendatang,” katanya.
Prestasi lain yang disampaikan Bupati adalah keberhasilan Pemkab Berau dalam pengelolaan anggaran selama tahun 2010. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) memberikan penilaian Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Keberhasilan ini, tentu berkat kerja keras seluruh SKPD dalam mengelola anggaran di instansinya masing-masing.
Namun, Bupati mengatakan, harapan besar yang ingin dicapai pada tahun 2012 adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). ”Saya meminta kepada semua SKPD untuk mendukung harapan itu, tentu dengan bekerja lebih baik lagi,” tegasnya. Dia menambahkan hanya dengan bekerja baik dan memahami semua peraturan, khususnya dalam pengelolaan anggaran, predikat seperti itu bisa tercapai.
Salah satu kunci sukses itu, menurut Bupati, seluruh SKPD hendaknya memahami apa yang menjadi tugas pokok dan fungsi masing-masing instansi. ”Pimpinan SKPD hendaknya memberikan pemahaman itu, sehingga arah yang ingin dicapai benar-benar bisa dicapai,” tambahnya. Hanya dengan pemahaman itu tambahnya, baik visi dan misi SKPD maupun visi dan misi kabupaten, bisa berjalan selaras. Termasuk dalam pengelolaan anggaran maupun dalam menjalankan berbagai program di setiap SKPD. (hms2/ran/kaltimpost.co.id/07/06/2011)




