Pesan Ridwan Suwidi Saat Mutasi
Pejabat Harus Siap Dikritik
TANAH GROGOT-Bupati Paser HM Ridwan Suwidi menegaskan, bahwa kebijakan mutasi yang baru-baru ini dilaksanakan bukanlah penyempurnaan dari mutasi sebelumnya, melainkan kelanjutan yang tentunya masih akan terus berlanjut di masa datang.
Hal itu, kata Bupati, dimaksudkan sebagai salah satu upaya untuk memenuhi kepentingan organisasi pemerintahan, sekaligus demi kelancaranroda pemerintahanyang pada gilirannya akan bermuara pada meningkatnya pelayanan prima kepada masyarakat.
Di bagian lain, Bupati mengaku, bahwa mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser merupakan reformasi birokrasi, dan salah satu langkah pemerintah mempersiapkan pejabat-pejabatnya menghadapi era globalisasi.
“Karena itu mari kita menjadi pelayan yang benar-benar bertugas melayani masyarakat, bisa mengidentifikasi masalah secara cepat dan cermat, serta mengambil keputusan yang bijak, cerdas dan pro-rakyat,” tandas Bupati.
Kepada pejabat yang dilantik, Bupati berpesan, agar bisa menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, berirama, menyenangkan, dan dapat merangsang dan mendorong para pegawai untuk mengembangkan diri melalui ide-ide dan kreativitas yang inovatif, konstruktif dan objektif.
“Para pejabat yang telah dilantik dituntut bisa memberikan pengayoman dan perlindungan kepada bawahan, dan bukannya menimbulkan jarak, apalagi menciptakan polemik antara pimpinan dan bawahan,” imbuh Bupati.
Sebagai pimpinan memiliki tugas mulia untuk menjembatani, dan bukan menimbulkan kesenjangan, bisa menerima kritikan.
“Orang yang profesional, adalah yang selalu berpandangan positif terhadap kejadian-kejadian yang menimpa dirinya, tanpa sedikitpun terbersit rasa buruk sangka, iri dan dengki terhadap sesama manusia. Bagi masyarakat kita, seorang pejabat selain memiliki tanggung jawab keorganisasian pemerintahan yang cukup besar, juga memiliki tanggung jawab moral yang besar pula, baik secara sosial maupun personal,” harap Bupati.
Terakhir, Bupati mengingatkan para pejabat agar meneguhkan niat dan tekad untuk menjadi teladan, baik dalam menjalankan tugas maupun sebagai anggota masyarakat. ”Semua itu jelas harus tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas kerja sehari-hari dengan mengembangkan sikap disiplin, profesionalisme, prestasi kerja yang saling menghargai serta perilaku kerjasama,” kata Bupati.(hh/lhl/kaltimpost.co.id/21/06/2011)




