Janji Gaji ke-13 Pemkot Ambon Ditagih
AMBON--MICOM: Pemerintah Kota Ambon diminta erealisasikan janjinya untuk membayar gaji ke-13 bagi seluruh pegawai negeri sipil tepat pada waktunya.
Pasalnya, gaji ke-13 sangat dibutuhkan untuk menunjang biaya pendidikan anak yang akan memasuki tahun ajaran baru sekolah, kata anggota DPRD Kota Ambon, Jafri Taihutu, di Ambon, Rabu (29/6).
"Pemerintah kota (pemkot) harus tepati janji untuk merealisasikan pembayaran gaji ke-13 pada awal Juli, karena sebagian besar pegawai negeri sipil (PNS) menghadapi persoalan pendidikan anak baik itu siswa yang akan berpindah tingkatan dari SD ke SMP, SMA/SMK, maupun perguruan tinggi, bahkan ada yang menyekolahkan anak mereka di luar daerah," kata Taihutu yang juga Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon.
Karena itu, lanjut Taihutu, Pemkot Ambon harus laksanakan komitmennya, karena sangat membantu PNS untuk keperluan pendidikan anak-anak mereka. "Kami harus sampaikan, karena berdasarkan pengalaman 2010 lalu, terjadi tarik menarik terkait pembayaran gaji ke-13 tersebut," katanya.
Pemkot Ambon disebutan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp23 miliar untuk membayar gaji ke-13 bagi PNS pada Juli 2011. Kabag Keuangan Pemkot Ambon, Robby Silooy mengatakan, anggaran untuk membayar gaji KE-13 bagi PNS di lingkungan Pemkot Ambon telah disiapkan saat in namun masih menunggu edaran dari pemerintah pusat mengenai waktu pembayarannya.
Pemkot akan menyalurkan gaji KE-13 kepada 8.164 orang PNS jika sudah menerima edarannya. Menurut dia, gaji KE-13 diharapkan dapat membantu biaya pendidikan anak yang akan memasuki tahun ajaran baru sekolah, karena dibutuhkan dana yang tidak sedikit.
"Kepentingan pendidikan anak harus menjadi prioritas utama karena itu gaji tambahan dari pemerintah dibutuhkan pegawai untuk membiayai pendidikan serta membeli perlengkapan sekolah," ujarnya. (Ant/OL-04/mediaindonesia.com/30/07/2011)
Pasalnya, gaji ke-13 sangat dibutuhkan untuk menunjang biaya pendidikan anak yang akan memasuki tahun ajaran baru sekolah, kata anggota DPRD Kota Ambon, Jafri Taihutu, di Ambon, Rabu (29/6).
"Pemerintah kota (pemkot) harus tepati janji untuk merealisasikan pembayaran gaji ke-13 pada awal Juli, karena sebagian besar pegawai negeri sipil (PNS) menghadapi persoalan pendidikan anak baik itu siswa yang akan berpindah tingkatan dari SD ke SMP, SMA/SMK, maupun perguruan tinggi, bahkan ada yang menyekolahkan anak mereka di luar daerah," kata Taihutu yang juga Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon.
Karena itu, lanjut Taihutu, Pemkot Ambon harus laksanakan komitmennya, karena sangat membantu PNS untuk keperluan pendidikan anak-anak mereka. "Kami harus sampaikan, karena berdasarkan pengalaman 2010 lalu, terjadi tarik menarik terkait pembayaran gaji ke-13 tersebut," katanya.
Pemkot Ambon disebutan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp23 miliar untuk membayar gaji ke-13 bagi PNS pada Juli 2011. Kabag Keuangan Pemkot Ambon, Robby Silooy mengatakan, anggaran untuk membayar gaji KE-13 bagi PNS di lingkungan Pemkot Ambon telah disiapkan saat in namun masih menunggu edaran dari pemerintah pusat mengenai waktu pembayarannya.
Pemkot akan menyalurkan gaji KE-13 kepada 8.164 orang PNS jika sudah menerima edarannya. Menurut dia, gaji KE-13 diharapkan dapat membantu biaya pendidikan anak yang akan memasuki tahun ajaran baru sekolah, karena dibutuhkan dana yang tidak sedikit.
"Kepentingan pendidikan anak harus menjadi prioritas utama karena itu gaji tambahan dari pemerintah dibutuhkan pegawai untuk membiayai pendidikan serta membeli perlengkapan sekolah," ujarnya. (Ant/OL-04/mediaindonesia.com/30/07/2011)




