Data 112 Honorer Belum Lengkap
Pengangkatan CPNS Terhambat, Pemkot Usulkan 222 Formasi
SAMARINDA. Sebanyak 112 tenaga honorer di lingkungan Pemkot Samarinda yang sudah masuk data base (tahun 2005 ke bawah), rupanya sampai sekarang belum menerima Surat Keputusan (SK) pengangakatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Soalnya, data mereka yang telah masuk ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) masih "tercecer."
"Data yang sudah dikirim ke BKN (Badan Kepegawaian Negara) belum lengkap. Kita berharap dalam waktu dekat, tenaga honorer yang telah masuk data base tersebut segera mendapatkan SK," terang Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Samarinda Suryawan Atmadja kepada Sapos kemarin.
Berdasarkan peraturan pemerintah pusat, seluruh tenaga honorer yang masa pengangkatan dilakukan sebelum 2005, dipastikan telah masuk data base di BKN untuk diangkat sebagai CPNS. Kebijakan pengangakatan tersebut dilakukan secara bertahap dan harus tuntas pada 2009 lalu.
"Tapi memasuki 2011 ini, masih ada sekitar 112 tenaga honorer yang belum dapat SK. Kita sudah usulkan, kalau BKN menyetujui, akan langsung diangkat," kata Suryawan lagi.
Tenaga honorer di Pemkot terdiri dari dua kategori. Pertama mereka yang telah masuk data base dengan masa pengangkatan sebelum 2005 dan digaji dari APBD atau pun APBN.
Sedangkan kategori kedua adalah, tenaga honorer yang digaji tidak dari APBD dan APBN. Pegawai honorer kategori kedua ini didominasi dari tenaga pengajar atau guru yang jumlahnya tak kurang dari 900 orang.
"Untuk kategori pertama, sistem pengangkatannya tak perlu melalui tes seleksi CPNS. Sedangkan ketegori kedua harus melalui tahap seleksi," jelas Suryawan.
Kendati belum mendapat kepastian dari Kementerian Negara Pemberdayaan Aparatur Negara (MenPAN), BKD Kota Samarinda berencana tetap mengusulkan 222 formasi untuk seleksi CPNS pada tahun ini.
Menurut Suryawan, usulan tersebut telah sesuai dengan pertimbangan dan tingkat kebutuhan tahun ini. "Kita usulkan 222 formasi. Tapi biasanya yang dikabulkan tidak sebanyak itu. Bisa setengah dari angka yang kita usulkan atau bahkan kurang sama sekali," tandasnya.
Sementara itu, mengenai adanya wacana moratorium atau pemberhentian sementara sebagai evaluasi terhadap seleksi CPNS yang dilontarkan pemerintah pusat, Suryawan mengaku itu belum pasti.
"Soal moratorium tidak bisa dipukul rata. Seperti untuk tenaga medis, kita masih sangat kurang. Kalau untuk tenaga administrasi mungkin berlebihan," paparnya. Ditambahkannya, kini Pemkot memiliki PNS 10.441 orang.
Hal yang sama juga disampaikan Sekretaris Kota (Sekkot) Fadly Illa. Menurutnya, moratorium penerimaan CPNS pada tahun ini belum pasti. "Kita usulkan saja dulu. Soal diterima atau tidak, itu urusan pusat. Moratorium atau tidak, keputusannya akan diketahui Oktober nanti," pungkas Fadly. (ara/sapos.co.id/04/08/2011)
Pegawai Pemkot Samarinda Dalam Angka
- Jumlah PNS 10.441 Orang
- Tenaga Honorer Masuk Data
Base dan Belum Diangkat 112 Orang
- Tenaga Honorer lainnya termasuk PTTB 900 Orang
- Formasi yang Diusulkan pada CPNS 2011 222 Orang




