Dua CPNS Mengundurkan Diri
BALIKPAPAN — Kabid Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Astani mengatakan, dari 187 calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang telah lulus tes beberapa waktu lalu, dua orang di antaranya mengundurkan diri.
“Dia sudah mengabarkan ke BKD. Satu dengan alasan tidak jelas, dan satunya lagi sakit-sakitan dan posisinya di Jakarta,” kata Astani yang ditemui Senin (5/1) lalu.
Ia mengatakan, BKD mengusahakan para CPNS lainnya agar cepat menempati posisinya masing-masing. Saat ini BKD masih menunggu penyesuaian dari Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Banjarmasin, di antaranya Nomor Induk Pegawai (NIP), dan surat keputusan pengangkatan.
“Setelah itu para pegawai akan bekerja sesuai posisinya masing-masing. Dan dalam beberapa bulan ke depan, mereka akan mengikuti latihan prajabatan untuk ditetapkan menjadi PNS,” sebut dia.
Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Oemy Facessly menambahkan, pihaknya mengupayakan agar secepatnya para CPNS dapat bekerja. Ia juga membenarkan bahwa saat ini berkas memang sudah berada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan belum sampai ke Balikpapan. “Nah, itu yang kami tunggu, sambil kita terus kawal proses tersebut,” katanya. (*ede/tom) Sumber : www.kaltimpost.co.id, 06/01/2010
“Dia sudah mengabarkan ke BKD. Satu dengan alasan tidak jelas, dan satunya lagi sakit-sakitan dan posisinya di Jakarta,” kata Astani yang ditemui Senin (5/1) lalu.
Ia mengatakan, BKD mengusahakan para CPNS lainnya agar cepat menempati posisinya masing-masing. Saat ini BKD masih menunggu penyesuaian dari Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Banjarmasin, di antaranya Nomor Induk Pegawai (NIP), dan surat keputusan pengangkatan.
“Setelah itu para pegawai akan bekerja sesuai posisinya masing-masing. Dan dalam beberapa bulan ke depan, mereka akan mengikuti latihan prajabatan untuk ditetapkan menjadi PNS,” sebut dia.
Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Oemy Facessly menambahkan, pihaknya mengupayakan agar secepatnya para CPNS dapat bekerja. Ia juga membenarkan bahwa saat ini berkas memang sudah berada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan belum sampai ke Balikpapan. “Nah, itu yang kami tunggu, sambil kita terus kawal proses tersebut,” katanya. (*ede/tom) Sumber : www.kaltimpost.co.id, 06/01/2010




