Haru, Pisah Sambut Kepala DKK
Sekkot: Sirine, Tandai Samarinda Bersih-bersih Pagi Ini
SAMARINDA. Suasana haru dan penyerahan kenang-kenangan mewarnai pisah sambut kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Samarinda, dari drg Hj Astuti Suryani MSi ke drg Nina Endang Rahayu MSes di gedung Akper Provinsi Kaltim, Kamis (14/1).
"Hingga masa purna kemarin, saya telah mengabdi di dunia kesehatan selama 27 tahun 9 bulan, tepatnya merintis karir sejak awal Nopember 1981 silam di Puskesmas Pasundan, dan menjabat kepala dinas (DKK) selama 4,5 tahun," ungkap Tutut, biasa Astuti akrab disapa.
Meski sudah memasuki pensiun, Tutut menyampaikan hasratnya akan terus berpartisipasi dan berjuang di dunia kesehatan, terlebih untuk kota Samarinda.
"Berat rasanya berpisah dengan guyonan-guyonan teman-teman dan karyawan yang jumlahnya 800-an. Harapan kami tali silaturahmi tetap terjalin. Yang jelek-jelek tolong dilupakan dan dimaafkan, yang baik-baik saya harap bisa dikenang," tuturnya.
Sementara Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda HM Fadly Illa SH MSi menyampaikan ucapan terima kasih, baik dari walikota, wakil walikota dan Pemkot atas prestasi yang diraih dan dipersembahkan untuk Samarinda, juga kinerja dan pembinaan terhadap karyawan.
"Terakhir prestasi Kota Sehat dipersembahkan. Ini tentunya membawa nama baik kota. Kepada kepala dinas yang baru, paling tidak bisa meneruskan prestasi Bu Tutut. Tentunya harapan kita lebih baik lagi ada peningkatan," imbuhnya.
Pada kesempatan itu, Fadly yang hadir bersama Asisten II Setkot Samarinda Ir H Zulfakar mengingatkan agar semua SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) turut aktif dan bisa mengerahkan massa dalam perayaan hari jadi kota dan HUT Pemkot tahun ini.
"Begitu juga DKK, bisa menggerakkan karyawan. Misalnya lomba mancing yang ditarget 10.000 peserta. Terlebih lagi besok akan dilakukan kegiatan Samarinda bersih-bersih, yang ditandai suara sirine oleh semua PMK dan Balakar. Jadi jangan kaget kalau ada suara sirine pada jam 8 pagi," pinta Fadly lagi.
Menurutnya, gerakan bersih-bersih secara serentak ini supaya dilakukan semua lapisan masyarakat. "Bagi pegawai, ya bersihkan di lingkungan instansi. Sedangkan masyarakat yang non pegawai, melakukan di sekitar rumahnya. Begitu pula di lingkungan dinas pendidikan. Mari kita sama-sama melakukan gerakan bersih-bersih, yang juga salah satu upaya mencegah DBD dan mengurangi masalah banjir," tandasnya.(hms2)
Sumber : sapos.co.id, 15/01/2010
SAMARINDA. Suasana haru dan penyerahan kenang-kenangan mewarnai pisah sambut kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Samarinda, dari drg Hj Astuti Suryani MSi ke drg Nina Endang Rahayu MSes di gedung Akper Provinsi Kaltim, Kamis (14/1).
"Hingga masa purna kemarin, saya telah mengabdi di dunia kesehatan selama 27 tahun 9 bulan, tepatnya merintis karir sejak awal Nopember 1981 silam di Puskesmas Pasundan, dan menjabat kepala dinas (DKK) selama 4,5 tahun," ungkap Tutut, biasa Astuti akrab disapa.
Meski sudah memasuki pensiun, Tutut menyampaikan hasratnya akan terus berpartisipasi dan berjuang di dunia kesehatan, terlebih untuk kota Samarinda.
"Berat rasanya berpisah dengan guyonan-guyonan teman-teman dan karyawan yang jumlahnya 800-an. Harapan kami tali silaturahmi tetap terjalin. Yang jelek-jelek tolong dilupakan dan dimaafkan, yang baik-baik saya harap bisa dikenang," tuturnya.
Sementara Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda HM Fadly Illa SH MSi menyampaikan ucapan terima kasih, baik dari walikota, wakil walikota dan Pemkot atas prestasi yang diraih dan dipersembahkan untuk Samarinda, juga kinerja dan pembinaan terhadap karyawan.
"Terakhir prestasi Kota Sehat dipersembahkan. Ini tentunya membawa nama baik kota. Kepada kepala dinas yang baru, paling tidak bisa meneruskan prestasi Bu Tutut. Tentunya harapan kita lebih baik lagi ada peningkatan," imbuhnya.
Pada kesempatan itu, Fadly yang hadir bersama Asisten II Setkot Samarinda Ir H Zulfakar mengingatkan agar semua SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) turut aktif dan bisa mengerahkan massa dalam perayaan hari jadi kota dan HUT Pemkot tahun ini.
"Begitu juga DKK, bisa menggerakkan karyawan. Misalnya lomba mancing yang ditarget 10.000 peserta. Terlebih lagi besok akan dilakukan kegiatan Samarinda bersih-bersih, yang ditandai suara sirine oleh semua PMK dan Balakar. Jadi jangan kaget kalau ada suara sirine pada jam 8 pagi," pinta Fadly lagi.
Menurutnya, gerakan bersih-bersih secara serentak ini supaya dilakukan semua lapisan masyarakat. "Bagi pegawai, ya bersihkan di lingkungan instansi. Sedangkan masyarakat yang non pegawai, melakukan di sekitar rumahnya. Begitu pula di lingkungan dinas pendidikan. Mari kita sama-sama melakukan gerakan bersih-bersih, yang juga salah satu upaya mencegah DBD dan mengurangi masalah banjir," tandasnya.(hms2)
Sumber : sapos.co.id, 15/01/2010




