Masih Ada Kepala Sekolah Rangkap Jabatan
Disdik Harus Tegas, Banyak yang Sudah Layak
SAMARINDA. Anggota DPRD kembali menyoroti kinerja Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda yang terkesan lamban, terutama terkait pengangkatan kepala sekolah. Masalahnya, hingga saat ini masih banyak jabatan kepala sekolah yang dirangkap, padahal kader untuk jabatan kepala sekolah banyak, hanya belum diberi kesempatan. Hal ini dikatakan anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda Chairul Huda kepada Sapos. Ia meminta, ini jadi perhatian Disdik Samarinda, sehingga proses belajar mengajar berjalan dengan normal. Begitu juga perkembangan dan kemajuan sebuah sekolah benar-benar bisa diperhatikan.
"Misalnya, ada beberapa sekolah yang kepala sekolahnya juga menjabat pengawas sekolah. Ini tentu saja tidak sehat, makanya harus segera dibuat kebijakan, sehingga rangkap jabatan itu tak terjadi," ujar Chairul Huda, kemarin.
Menurutnya, rangkap jabatan kepala sekolah dan pengawas tentu saja tidak akan sehat, pasalnya seorang pengawas harusnya menilai segala sesuatunya dengan independen, tanpa diintervensi oleh apapun. Sehingga, bila seorang pengawas menjabat sebagai kepala sekolah, bagaimana ia bisa dan mampu mengawasi sekolahnya dengan baik, karena dirinya pun seharusnya orang yang patut diawasi.
Ia mencontohkan, beberapa kepala SD di Samarinda Utara yang sudah diangkat jadi pengawas sekolah, ternyyata masih menjadi Plt kepala sekolah. Mereka adalah Kepala SD 011 Ahda SPd, Kepala SD 022 Ariansyah, Kepala SD 034 Sri Lestari SPd dan Kepala SD 009 Rina Akhdiana. "Itu pun belum termasuk beberapa kepala SD di wilayah Samarinda Ilir dan Ulu yang juga banyak," tandasnya.
Ia meminta agar Disdik segera menyikapi masalah tersebut, karena menurutnya sangat riskan dan mengganggu proses belajar dan mengajar, juga tak sehat bagi perkembangan dunia pendidikan. (ias)
Sumber : sapos.co.id, 20/01/2010
SAMARINDA. Anggota DPRD kembali menyoroti kinerja Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda yang terkesan lamban, terutama terkait pengangkatan kepala sekolah. Masalahnya, hingga saat ini masih banyak jabatan kepala sekolah yang dirangkap, padahal kader untuk jabatan kepala sekolah banyak, hanya belum diberi kesempatan. Hal ini dikatakan anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda Chairul Huda kepada Sapos. Ia meminta, ini jadi perhatian Disdik Samarinda, sehingga proses belajar mengajar berjalan dengan normal. Begitu juga perkembangan dan kemajuan sebuah sekolah benar-benar bisa diperhatikan.
"Misalnya, ada beberapa sekolah yang kepala sekolahnya juga menjabat pengawas sekolah. Ini tentu saja tidak sehat, makanya harus segera dibuat kebijakan, sehingga rangkap jabatan itu tak terjadi," ujar Chairul Huda, kemarin.
Menurutnya, rangkap jabatan kepala sekolah dan pengawas tentu saja tidak akan sehat, pasalnya seorang pengawas harusnya menilai segala sesuatunya dengan independen, tanpa diintervensi oleh apapun. Sehingga, bila seorang pengawas menjabat sebagai kepala sekolah, bagaimana ia bisa dan mampu mengawasi sekolahnya dengan baik, karena dirinya pun seharusnya orang yang patut diawasi.
Ia mencontohkan, beberapa kepala SD di Samarinda Utara yang sudah diangkat jadi pengawas sekolah, ternyyata masih menjadi Plt kepala sekolah. Mereka adalah Kepala SD 011 Ahda SPd, Kepala SD 022 Ariansyah, Kepala SD 034 Sri Lestari SPd dan Kepala SD 009 Rina Akhdiana. "Itu pun belum termasuk beberapa kepala SD di wilayah Samarinda Ilir dan Ulu yang juga banyak," tandasnya.
Ia meminta agar Disdik segera menyikapi masalah tersebut, karena menurutnya sangat riskan dan mengganggu proses belajar dan mengajar, juga tak sehat bagi perkembangan dunia pendidikan. (ias)
Sumber : sapos.co.id, 20/01/2010




