Soal Keterlambatan Insentif 4.211 Guru Swasta dan Non Formal

Disdik Akui Lambat Bayar

SAMARINDA –Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Samarinda membenarkan insentif  guru swasta dan guru pendidikan formal belum cair. Kini tengah menunggu pencairan anggaran untuk membayar insentif triwulan ketiga bagi 4.211 guru swasta dan non formal.
“Insya allah bulan ini cair. Kami berharap prosesnya tidak terlalu lama. Ada beberapa mekanisme yang harus dilalui. Kami sifatnya menunggu. Jika anggaran keluar, segera dibagikan,” kata Sekretaris Disdik Samarinda Drs Rustam Msi.

Besar insentif yang akan diterima tiap guru yaitu Rp 350 ribu per bulan. Jika dihitung, total per bulan anggaran yang dikucurkan untuk menggaji mereka sebesar Rp 1.473.850.000.
“Sebenarnya insentif mereka satu juta rupiah. Sebelumnya, kami telah membayar Rp 650 ribu, sisa Rp 350 ribu lagi,” sebut Rustam.

Lebih rinci Rustam mengatakan, insentif atau tunjangan sebesar Rp 1.000.000 per bulan merupakan gabungan dari subsidi Pemrov Kaltim dan anggaran Pemkot Samarinda. Rinciannya, Rp 300.000 berasal dari subsidi Pemrov Kaltim dan sisanya Pemkot.

Sebelumnya, para guru ini mengadukan nasib mereka dengan mendatangi Komisi IV DPRD. Seharusnya, insentif guru swasta dan guru pendidikan non formal untuk triwulan ketiga dikucurkan di bulan Desember tahun lalu, namun hingga kini belum jelas kabarnya.

Anggota komisi IV DPRD Nursobah mempertanyakan ke pemkot alasan keterlambatan tersebut. Padahal, katanya, Pemkot mempunyai dana silva sebesar Rp 600 miliar. Bahkan anggota Komisi IV menduga dana tersebut sudah cair tapi dipindah rekeningkan.

Menanggapi ini, Rustam dengan tegas membantah anggapan tersebut. “Jika seperti itu namanya pelanggaran, itu tidak benar. Mengenai dana silva yang disebut DPRD lebih baik konfirmasi langsung ke bagian keuangan Pemkot Samarinda,” tegasnya.

“Kami pun berharap ini secepatnya dicairkan, karena berkaitan dengan publik” katanya.
Jika ditelusuri, permasalahan keterlambatan pencairan ini, juga berhubungan dengan keluhan puluhan pelajar non formal beberapa waktu lalu. Sebelumnya, sekitar 80 pelajar sekolah non formal paket C juga mengeluhkan pihak pengelola karena memungut bayaran sebesar Rp 367.000 per siswa. Padahal di tahun sebelumnya tak pernah diminta bayaran.

Belakangan terkuak, ada keterlambatan pencairan anggaran bagi sekolah non formal sebesar Rp 800 juta. Dimana anggara tersebut digunakan untuk membiayai honor tutor penyelenggara sekolah non formal. (fid/kaltimpost.co.id/04/02/2010)
 
Kalender Agenda
previous month May 2012 next month
M T W T F S S
week 18 1 2 3 4 5 6
week 19 7 8 9 10 11 12 13
week 20 14 15 16 17 18 19 20
week 21 21 22 23 24 25 26 27
week 22 28 29 30 31
Polling
Bagaimana menurut Anda website BKD Tipe 3 ini?

Please register to vote

 
buy viagra online | viagra price | viagra side effects | information viagra | buy viagra | buy viagra pills | buy generic viagra | viagra for sale | order viagra online | is viagra safe for women | free viagra sample | viagra natural | female viagra | viagra 6 free samples | USA viagra | Viagra uk | viagra purchase | dosage viagra | discount viagra | viagra cheap | non prescription viagra