DPRD Berau Gelar Silaturahmi Bersama Eksekutif
Jernihkan Kebuntuan Komunikasi
TANJUNG REDEB. Kebuntuan komunikasi seharusnya tak terjadi antara legislatif dan eksekutif. Hal ini agar apa yang dilakukan oleh kedua lembaga ini benar-benar bisa sejalan dan nantinya akan benar-benar bisa menghasilkan sesuatu yang terbaik buat masyarakat. Ini yang dilakukan ketika DPRD Berau mengundang pihak Pemkot untuk bersilaturahmi, Jumat (12/2) lalu.
TANJUNG REDEB. Kebuntuan komunikasi seharusnya tak terjadi antara legislatif dan eksekutif. Hal ini agar apa yang dilakukan oleh kedua lembaga ini benar-benar bisa sejalan dan nantinya akan benar-benar bisa menghasilkan sesuatu yang terbaik buat masyarakat. Ini yang dilakukan ketika DPRD Berau mengundang pihak Pemkot untuk bersilaturahmi, Jumat (12/2) lalu.
Suasananya sangat akrab, tak tergambar bahwa selama ini sering terjadi perbedaan pendapat antara legislatif dan eksekutif terkait persoalan pembangunan di Kaltim. Apalagi kegiatan itu diawali bernyanyi dan berjoget bersama di lantai atas yang kemudian dilanjutkan dengan menggelar rapat koordinasi dilantai 2 ruang rapat Gabungan Komisi DPRD Berau.
Wakil Ketua DPRD Berau H Muharam SPd mengatakan silaturahmi ini diharapkan bisa menjernihkan kebuntuan komunikasi selama ini terjadi, adanya image bila Eksekutif dipanggil hanya dihakimi dewan, seperti terjadi pada Pansus Kasus Century.
"Padahal selaku wakil rakyat, tidak ada keinginan itu. Kami menjalankan tugas DPRD sebagai lembaga kontrol yang wajar disampaikan melalui pendapat akhir atau dalam pertemuan bila melihat di lapangan ada keganjilan," ujar Muharam. Silaturahmi ini sebenarnya sudah pernah diagendakan, termotivasi upaya menindaklanjuti permasalahan di masyarakat bersama SKPD terkait Pemkab Berau. Diakuinya ada kesan SKPD lambat dalam menyikapi berbagai permasalahan yang terjadi, ini pun karena tidak transparannya SKPD pada bupati Berau dalam menyampaikan permasalahan yang terjadi.
"Dari pengalaman kami selama ini dalam membahas berbagai permasalahan krusial tindaklanjut masih jauh dari harapan," terangnya lagi.
Muharam mengaku lega karena Bupati Berau Drs H Makmur HPAK, wakil bupati Ir H Ahmad Rifai mmenyambut baik kegiatan tersebut. Bahkan Makmur berharap agar momen ini dilanjutkan secara kontinu. (sep/sapos.co.id/15/02/2010)
Wakil Ketua DPRD Berau H Muharam SPd mengatakan silaturahmi ini diharapkan bisa menjernihkan kebuntuan komunikasi selama ini terjadi, adanya image bila Eksekutif dipanggil hanya dihakimi dewan, seperti terjadi pada Pansus Kasus Century.
"Padahal selaku wakil rakyat, tidak ada keinginan itu. Kami menjalankan tugas DPRD sebagai lembaga kontrol yang wajar disampaikan melalui pendapat akhir atau dalam pertemuan bila melihat di lapangan ada keganjilan," ujar Muharam. Silaturahmi ini sebenarnya sudah pernah diagendakan, termotivasi upaya menindaklanjuti permasalahan di masyarakat bersama SKPD terkait Pemkab Berau. Diakuinya ada kesan SKPD lambat dalam menyikapi berbagai permasalahan yang terjadi, ini pun karena tidak transparannya SKPD pada bupati Berau dalam menyampaikan permasalahan yang terjadi.
"Dari pengalaman kami selama ini dalam membahas berbagai permasalahan krusial tindaklanjut masih jauh dari harapan," terangnya lagi.
Muharam mengaku lega karena Bupati Berau Drs H Makmur HPAK, wakil bupati Ir H Ahmad Rifai mmenyambut baik kegiatan tersebut. Bahkan Makmur berharap agar momen ini dilanjutkan secara kontinu. (sep/sapos.co.id/15/02/2010)




