Dibantah, Kepentingan Dibalik Mutasi Kepsek

Sudah Lewati Diklat Cakep dan Hasil Ranking

BALIKPAPAN- Dinas Pendidikan Kota (Disdik) Balikpapan membantah pelaksanaan mutasi guru dan kepala sekolah yang berlangsung di auditorium Pemkot, Selasa (2/3) lalu syarat dengan kepentingan. “Saya kira nggak benar, kalau mutasi guru dan kepsek yang berlangsung baru-baru ini syarat kepentingan.

Karena, mutasi telah sesuai dengan prosedur dan aturan tentang mutasi,” kata Sekretaris Disdik Balikpapan Ir Sri Wahyuningsih kepada Metro, Kamis (4/3) kemarin Yuyun sapaan akrab Sriwahyuningsih mengatakan, pelaksanaan mutasi guru dan kepsek kali ini merupakan upaya pihak disdik untuk menyelamatkan pelaksanaan ujian nasional (UN) yang akan digelar akhir Maret ini.

“Ada sekira 15 kepala sekolah yang akan memasuki masa pensiun. Kalau tidak ada pejabat definitif, siapa yang harus menandatangani surat-surat kelulusan siswa. Seperti ijazah, karena penandatangan surat-surat itu tidak boleh pejabat sementara,” tandasnya.

Mengenai tidak dilakukan fit and proper test (uji kelayakan sebagai pejabat) kepada sejumlah kepsek yang baru, menurutnya hal itu telah dilakukan pihaknya. Tapi, bentuknya beda seperti fit and proper test laiknya pejabat publik lainnya. “Di disdik ada yang namanya pendidikan dan pelatihan calon kepsek (diklat cakep, red).

Yang dinilai, mengenai syarat administrasi dan kepribadian kepsek. Diklat ini merupakan bagian dari fit and proper test calon kepsek,” terangnya. Selain itu kata dia, sejumlah kepsek dan guru yang dimutasi kali ini sudah sesuai dengan hasil penilaian Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) yang mengacu kepada diklat cakep.

“Setelah melalui tahap penilaian maka calon-calon kepsek dan guru ini kami buat ranking sesuai dengan kemampuan masing-masing, maka kepsek dan guru dengan rangking tertinggi ditempatkan pada sekolah-sekolah besar sesuai rumbel.

Jadi bagi kepsek dengan ranking tertinggi ditempatkan pada sekolah besar,”pungkas Yuyun Seperti dilansir Metro kemarin, kebijakan mutasi guru dan kepala sekolah (kepsek) yang dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Balikpapan, mulai menuai protes dari sejumlah kalangan.

Mereka menilai, mutasi ini syarat dengan kepentingan dan menduga ada kaitannya dengan rencana bakal pensiunnya kepala disdik (kadisdik) Balikpapan. “Saya mencermati, setiap kadis pendidikan mau pensiun, di akhir masa jabatannya pasti ada mutasi kepsek.

Ada apa sebenarnya,” kata S Hartono SP, pengamat pendidikan Balikpapan yang menghubungi Metro, kemarin. Menurut Hartono, banyak pertanyaan yang mengganjal saat langkah mutasi guru dan kepsek ini dilakukan disdik.

Salah satunya, mengapa perpindahan atau mutasi tidak berdasarkan wilayah, seperti seharusnya dan pernah dijanjikan disdik sendiri. Contohnya, kata dia, ada guru yang sudah 15 tahun jadi wakil kepala sekolah (kepsek), tapi tidak diangkat dan golongannya sdudah IVB.

Ada juga kepsek sekolah dasar (SD) yang bertahun-tahun, mengalami nasib dimutasi jauh dari wilayah kecamanyan. “Makanya, kita wajar bertanya, ada apa sebenarnya dengan dunia pendidikan di Balikpapan.

Mohon Pak Wali dan Wawali untuk mencermati ini, karena kejadian ini seperti berulang, saat dulu pejabat kadisdik lama sebelum Sarjono, yang juga mau pensiun dan banyak terjadi mutasi serupa,” tuturnya.

Sementara anggota DPRD Kaltim dari dapil Balikpapan, PPU dan Paser, Ir Muhammad Adam mengatakan, pengangkatan kepsek dan mutasi guru ini, kriterianya tidak jelas dan tidak mengacu pada aturan yang ada.

“Ada wakil kepsek sudah 15 tahun pangkatnya IVB dan sudah memenuhi kriteria, tapi tidak diangkat-angkat jadi kepsek,” ujarnya. Anehnya, tandas Adam yang juga Wakil Ketua Kadin Balikpapan ini, gerbong mutasi guru dan kepsek, selalu terjadi dan berulang tiap kali kadisdik mau pensiun.

“Ini yang membuat masyarakat bertanya-tanya. Apalagi, mutasi dihelat justru dekat dengan pelaksanaan ujian nasional (UN), yang menurut kami bisa saja mengganggu persiapan sekolah dan pelajar Balikpapan dalam menghadapi UN,” ucapnya.

Kedepan, tandas Adam, ia berharap agar pejabat kadisdik yang baru, mesti dilakukan fit and profer test. Selain itu, usianya juga harus lebih muda dan paham dengan problematika dunia pendidikan di Balikpapan.

“Jangan paksakan orang yang tidak mengerti masalah pendidikan, tapi menangani pendidikan. Fit and profer test, juga perlu dilakukan, sebelum para guru dan kepsek dimutasi,” tandasnya.(vie/rud/mm-1/metrobalikpapan.co.id/05/03/2010)
 
Kalender Agenda
previous month May 2012 next month
M T W T F S S
week 18 1 2 3 4 5 6
week 19 7 8 9 10 11 12 13
week 20 14 15 16 17 18 19 20
week 21 21 22 23 24 25 26 27
week 22 28 29 30 31
Polling
Bagaimana menurut Anda website BKD Tipe 3 ini?

Please register to vote

 
buy viagra online | viagra price | viagra side effects | information viagra | buy viagra | buy viagra pills | buy generic viagra | viagra for sale | order viagra online | is viagra safe for women | free viagra sample | viagra natural | female viagra | viagra 6 free samples | USA viagra | Viagra uk | viagra purchase | dosage viagra | discount viagra | viagra cheap | non prescription viagra