Hari Ini, PNS Wajib Turun
Pemkot Siapkan Sanksi Tegas
SAMARINDA. Badan Kepegaaian Daerah (BKD) Kota Samarinda kembali menegaskan soal kedisiplinan pegawai di lingkungan Pemkot Samarinda. Pasalnya, besok (16/3) akan ada libur nasional memperingati Hari Raya Nyepi atau tahun baru Saka 1932, sehingga dikhawatirkan akan banyak pegawai yang mencoba mangkir pada hari ini.
SAMARINDA. Badan Kepegaaian Daerah (BKD) Kota Samarinda kembali menegaskan soal kedisiplinan pegawai di lingkungan Pemkot Samarinda. Pasalnya, besok (16/3) akan ada libur nasional memperingati Hari Raya Nyepi atau tahun baru Saka 1932, sehingga dikhawatirkan akan banyak pegawai yang mencoba mangkir pada hari ini.
"Memang pegawai turun lagi sehari kemudian libur lagi. Tapi ada saja kemungkinan pegawai yang coba untuk mangkir. Jadi kami harap para pimpinan dapat memberikan sanksi kepada pegawainya yang mangkir besok (hari ini, Red)," ujar Kepala BKD Kota Samarinda Drs Suryawan Atmadja Msi.
Ia menegaskan, ini sudah menjadi ketentuan baik sebagai pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai tidak tetap bulanan (PPTB). Sehingga jika ada yang tidak disiplin, maka pihaknya tidak segan memberikan sanksi tegas. Apalagi sebelumnya Sekretaris Kota Samarinda HM Fadly Illa juga telah mengimbau dan mengancam kepada pegawai yang tidak turun pada hari yang terjepit tersebut.
"Sesuai jani Sekkot, maka akan digelar sidak. Jadi kami harap jangan ada pegawai mencoba membolos, karena sanksi langsung diberikan," ungkapnya.
Ia menerangkan, libur nasional itu sudah diatur dalam keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara.
Sejauh ini, ia menilai kesadaran pegawai di lingkungan Pemkot memang mengalami peningkatan dalan hal berdisplin. Di mana masing-masing kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang aktif melakukan pengawasan kepada pegawainya. "Absensi pegawai untuk besok (hari ini, Red) dapat dipantau seperti biasanya. Nanti segera dilaporkan ke BKD, agar dapat memberikan sanksi bagi pegawai yang mangkir," paparnya. (air) Sumber : www.sapos.co.id, 15/03/2010




