Dua Perwira POLDA Banten Dimutasi
SERANG--MI: Dua perwira di Kepolisian Daerah (Polda) Banten dimutasi dari jabatannya, yakni Kepala Biro (Karo) Personel Kombes Polisi Juansih dan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) AKBP Hendro Sugiatno.
Juansih kini menjabat Kepala Biro (Karo) Logistik Polda Jawa Timur (Jatim) dan sebagai penggantinya, Kabiro personil dijabat oleh mantan Kabag Pembinaan Jasmani (Binjas) Biro Pembinaan Kesejahteraan SDM Polri Kombes Pol Nur Afiah.
Juansih kini menjabat Kepala Biro (Karo) Logistik Polda Jawa Timur (Jatim) dan sebagai penggantinya, Kabiro personil dijabat oleh mantan Kabag Pembinaan Jasmani (Binjas) Biro Pembinaan Kesejahteraan SDM Polri Kombes Pol Nur Afiah.
Sementara AKBP Hendro Sugiatno diserahkan kepada AKBP Sugihardi, mantan Kapolres Kendal, Polwiltabes Semarang, Polda Jawa Tengah (Jateng). Hendro selanjutnya dimutasi sebagai Direktur Samapta Polda Kepulauan Riau (Kepri).
Acara serah terima jabatan (sertijab) keduanya dilaksanakan di Mapolda Banten, Jumat (12/3).
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten Kombes Polisi Agus Kusnadi mengatakan, sertijab merupakan hal yang biasa di institusi kepolisian.
"Mutasi ini merupakan pembinaan dan pengembangan karir," kata Kapolda.
Ia juga mengatakan, tuntutan dan harapan masyarakat dapat terwujud bila setiap personil memiliki sikap dan prilaku terpuji dalam melakukan tindakan dengan dilandasi oleh pikiran yang cerdas, dan hati nurani.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat juga harus bersikap baik sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Selain itu, polisi juga sebagai aparat penegak hukum yang profesional, proporsional, transparan, jujur, humanis, dan menjunjung tinggi hak azasi manusia (HAM).
Menyinggung aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh elemen masyarakat, kata dia, tentu membutuhkan pelayanan yang baik dalam menghadapi setiap aksi unjuk rasa.
Polisi akan mengedepankan tindakan preventif persuasif sehingga dapat mengeliminir sekecil mungkin terjadinya gesekan antara polri dan pengunjuk rasa.
"Saya selaku pribadi dan pimpinan Polda Banten menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya karena dedikasi yang telah diberikan dalam tugas," jelasnya. (Ant/OL-7/mediaindonesia.com/15/03/2010)
Acara serah terima jabatan (sertijab) keduanya dilaksanakan di Mapolda Banten, Jumat (12/3).
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten Kombes Polisi Agus Kusnadi mengatakan, sertijab merupakan hal yang biasa di institusi kepolisian.
"Mutasi ini merupakan pembinaan dan pengembangan karir," kata Kapolda.
Ia juga mengatakan, tuntutan dan harapan masyarakat dapat terwujud bila setiap personil memiliki sikap dan prilaku terpuji dalam melakukan tindakan dengan dilandasi oleh pikiran yang cerdas, dan hati nurani.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat juga harus bersikap baik sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Selain itu, polisi juga sebagai aparat penegak hukum yang profesional, proporsional, transparan, jujur, humanis, dan menjunjung tinggi hak azasi manusia (HAM).
Menyinggung aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh elemen masyarakat, kata dia, tentu membutuhkan pelayanan yang baik dalam menghadapi setiap aksi unjuk rasa.
Polisi akan mengedepankan tindakan preventif persuasif sehingga dapat mengeliminir sekecil mungkin terjadinya gesekan antara polri dan pengunjuk rasa.
"Saya selaku pribadi dan pimpinan Polda Banten menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya karena dedikasi yang telah diberikan dalam tugas," jelasnya. (Ant/OL-7/mediaindonesia.com/15/03/2010)




