Pemkot Gelar Musrenbangda 2010
Juga Fokus Kemiskinan, Kualitas Pendidikan dan Kesehatan
SAMARINDA. Pemkot Samarinda menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda) tahun 2010 untuk penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kota Samarinda 2011 di ruang Melati Hotel Mesra Internasional, Senin (15/3).
Musrenbangda yang dibuka Wakil Walikota Samarinda H Syaharie Jaang SH MSi ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Hj Fatimah Asyhari SH MHum, Kepala Bappeda Kaltim Ir H Rusmadi, anggota muspida, Ketua Komisi DPRD Samarinda, Dirut Bank Kaltim H Aminuddin, Pimpinan BI Samarinda Androecia Darwis, asisten, kepala dinas, badan, instansi, lembaga, perguruan tinggi dan organisasi masyarakat.
"Fungsi Musrenbangda ini untuk menyatukan persepsi kita dan memantapkan keterpaduan dalam merumuskan berbagai gagasan dan usulan sebagai rangkaian upaya kita untuk mengantisipasi masalah dan tantangan yang sedang maupun akan dihadapi," ujar Syaharie.
Untuk itu, Syaharie juga memberikan garis besar yang harus diperhatikan untuk penyusunan RKPD yang diimplementasikan pada RAPBD Tahun Anggaran 2011. Diantaranya melanjutkan upaya menanggulangi kemiskinan, meningkatkan akses dan kualitas kesehatan, dan kualitas kesehatan.
"Selain itu juga secara umum kita masih dihadapkan pada upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, meningkatkan kinerja dan kesejahteraan PNS yang ditunjang melalui penataan aspek kelembagaan, ketatalaksanaan, serta sistem pengawasan dan akuntabilitas," imbuhnya.
Masalah dan tantangan lainnya, lanjutnya, adalah upaya untuk meningkatkan daya tarik investasi dan menguatkan daya saing ekspor, merevitalisasi pertanian, perikanan dan kehutanan, meningkatkan produktivitas dan kompetensi tenaga kerja, meningkatkan produktivitas dan akses UKM kepada sumberdaya produktif, meningkatkan ketahanan pangan, serta stabilitas harga dan mengamankan pasokan bahan pokok.
"Termasuk upaya meningkatkan dukungan infrstruktur bagi peningkatan daya saing daerah dan sektor unggulan daerah," katanya.
Disamping itu yang tak kalah pentingnya adalah penanganan dan penanggulangan banjir, penyediaan sarana prasarana perkotaan, penataan pedagang kaki lima (PKL), lanjutan relokasi penduduk tepi Sungai Karang Mumus serta penanganan lingkungan hidup.
Syaharie mengingatkan juga dalam menyusun program dan kegiatan guna mencapai sasaran pembangunan daerah, wajib menerapkan prinsip-prinsip efisiensi, efektifitas, transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi. "Selanjutnya dalam pelaksanaannya, perlu adanya keterpaduan dan sinkronisasi antar kegiatan, baik di antara kegiatan dalam satu program maupun antar program, dalam satu SKPD dan antar SKPD, dengan tetap memperhatikan tugas pokok dan fungsi yang melekat pada masing-masing SKPD serta sinkronisasi program dan kegiatan antar tingkatan pemerintahan," tandasnya.
Sementara Ketua Panitia Pelaksanan yang juga ketua Bapedda Samarinda Dr Mugni Baharuddin MM MH menyebutkan sebelumnya melaksanakan Musrenbangda ini telah melaksanakan Pra Musrenbangda selama 3 hari dari 2-4 Maret kemarin. "Dalam Musrenbangda hari ini, untuk melakukan sinkronisasi dan penajaman skala prioritas perencanaan program kegiatan dalam upaya pencapaian sasaran pembangunan tahun 2011 ini," pungkasnya.(hms2/sapos.co.id/17/03/2010)




