Puluhan Pejabat Ke Malang
Hanya Untuk Menghadari Peresmian Asrama
TANAH GROGOT - Kendati isinya kosong atau tanpa fasilitas, seperti meubeler serta perlengkapan lainnya sebagai layaknya sebuah hunian, Asrama Mahasiswi Kabupaten Paser di Kota Malang, Jawa Timur tetap diserahterimakan. Penyerahan berlangsung Kamis (11/3) lalu di ruang asrama di kawasan Jalan Akik No 9 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru, Malang.
Acara serah terima asrama ditandai penandatanganan berita acara oleh Sekkab Paser Helmy Lathyf kepada Afni Indah Syahputri selaku ketua asrama. Acara peresmian yang berlangsung sederhana itu dihadiri puluhan pejabat Pemkab Paser, diantaranya Asisten I Norhanuddin, Asisten II Herawati bersama 9 Kepala Bagian di lingkungan Pemkab Paser. Satu-satunya Kabag yang tidak hadir adalah Kabag Ekonomi Sudirman Dagong.
TANAH GROGOT - Kendati isinya kosong atau tanpa fasilitas, seperti meubeler serta perlengkapan lainnya sebagai layaknya sebuah hunian, Asrama Mahasiswi Kabupaten Paser di Kota Malang, Jawa Timur tetap diserahterimakan. Penyerahan berlangsung Kamis (11/3) lalu di ruang asrama di kawasan Jalan Akik No 9 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru, Malang.
Acara serah terima asrama ditandai penandatanganan berita acara oleh Sekkab Paser Helmy Lathyf kepada Afni Indah Syahputri selaku ketua asrama. Acara peresmian yang berlangsung sederhana itu dihadiri puluhan pejabat Pemkab Paser, diantaranya Asisten I Norhanuddin, Asisten II Herawati bersama 9 Kepala Bagian di lingkungan Pemkab Paser. Satu-satunya Kabag yang tidak hadir adalah Kabag Ekonomi Sudirman Dagong.
Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan yang juga Plt Sekretaris DPRD Paser Maisir Ahmadi, Ketua Bappeda Paser AS Fathurrahman, Kepala Dinas Cipta Karya Karoding, Kabid Belanja DPPKD Arief Rahman, Kabid Akutansi DPPKD Bambang Abdul Khaliq serta 2 anggota DPRD Paser Aksa Arsyad dan Miswan Tahadi juga terlihat dalam acara serah terima tersebut.
Asrama putri yang diserahkan tersebut adalah sebuah bangunan dua tingkat yang dibeli Pemkab Paser terdiri atas lima kamar, dua kamar lantai atas dan tiga kamar di lantai bawah. Rumah tersebut dilengkapi fasilitas air dan listrik, dapur, garasi serta sedikit teras belakang. Ada beberapa bagian yang perlu mendapat perbaikan seperti kayu yang lapuk.
Sekkab Paser dalam sambutannya mengatakan, terus meningkatkan perhatiannya kepada putra-putri Paser yang menuntut ilmu di luar daerah. “Perhatian tersebut dapat dilihat dari pemberian beasiswa, maupun pengadaan asrama serta pengiriman pelajar untuk dididik secara masal ke luar daerah,” kata Helmy.
Untuk itu Helmy berharap pelajar atau mahasiswa mampu mengimbanginya dengan belajar sungguh-sungguh. Ketua Keluarga Pelajar Mahasiswa Kabupaten Paser (KPMKP) Malang Hijrachman melaporkan, saat ini jumlah mahasiswa Paser di Malang mencapai 85 orang. “Mereka tersebar di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Malang, beberapa diantaranya sudah selesai, ada juga yang baru masuk” ungkap Hijrachman.
Kabag Humas dan Protokol Setkab Paser Abdul Rasul yang juga hadir dalam acara penyerahan itu menjelaskan, rumah yang dijadikan asrama ini benar-benar tanpa perabotan, sehingga tidak heran jika ketua asrama, Afni sempat mempertanyakan soal kelanjutan pengisian bangunan tersebut. ”Mahasiswa diwakili Afni saat sesi dialog dengan Sekkab Paser mempertanyakan apakah nantinya asrama yang ada dilengkapi muebeler,” jelasnya.
Terhadap pertanyaan mahasiswa, Sekkab Helmy Lathyif, berjanji akan mengupayakan melengkapi perabotan asrama melalui APBD Perubahan 2010. ”Begitu pun anggota DPRD yang hadir saat itu, turut memberikan arahan dan berjanji untuk membantu sesuai bidang tugasnya untuk pengadaan perabotan asrama,” tambah Rasul. (hh/kaltimpost.co.id/18/03/2010)




