Nama - Nama Calon Rektor Unmul Mulai Bermunculan
Pilrek Direncanakan 19 April
Seperti Abu Bakar Lahzi, direktur Program Pascasarjana Unmul, Dekan Fakultas Ekonomi (Fekon) Zamruddin Hasid, dan Masjaya dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol). Dari Fisipol bahkan tak hanya satu nama. Selain Masjaya, ada juga Adam Idris dan Ratna Kusuma yang juga disebut-sebut. “Sudah banyak nama-nama yang beredar,” kata sumber yang tak mau namanya disebutkan itu.
Tak hanya yang masih aktif di universitas, beberapa akademisi Unmul yang saat ini menjadi pejabat di lingkungan Pemprov Kaltim pun diprediksi akan ikut meramaikan pertarungan. Ada Dadi Ruchiat, mantan Dekan Fakultas Kehutanan (Fahutan) yang saat ini menjadi Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Sumber Daya Alam, dosen Fahutan Dwi Nugroho yang saat ini menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Pendidikan, dan Adri Paton, kepala Badan Pengelola Perbatasan, Pedalaman, dan Daerah Terpencil Kaltim.
Sementara itu, Rusmadi, kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) ketika ditanya apakah akan mencalonkan diri dalam Pilrek nanti, dengan santai dia menjawab tidak. Karena, katanya, dia baru satu tahun diberi amanah sebagai Kepala Bappeda Kaltim. Karena itu, masih banyak tugas yang harus dikerjakan. “Kalau saya tidak akan maju. Saya kan baru saja ini diberi amanah sebagai Kepala Bappeda,” kata mantan Dekan Fakultas Pertanian itu lantas tertawa.
Terpisah, Ketua Panitia Pilrek DB Paranoan belum mau menanggapi soal banyaknya nama yang bermunculan. “Semua orang yang memenuhi persyaratan tentu berhak untuk mencalonkan diri. Silakan saja,” katanya kemarin siang (19/3).
Dia menjelaskan, sebelum Salat Jumat kemarin, pihaknya sudah membahas Tata Tertib (Tatib) untuk Pilrek periode 2010-2014 mendatang. Nantinya, kata dia, hasil pembahasan tersebut akan diplenokan kembali oleh senat pada 30 Maret. Saat ini, pihaknya sudah memiliki rancangan tentang tahapan pelaksanaan Pilrek.
Penjaringan, akan dimulai pada 1 hingga 10 April mendatang. Pada masa penjaringan itu, ditentukan untuk mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran. Sementara itu, pemilihan direncanakan pada 19 April. “Rencananya 19 April itu penyampaian visi dan misi sekaligus pemilihan. Setelah itu akan diajukan ke Mediknas (Menteri Pendidian Nasional),” katanya.
Sekadar diketahui, dalam Pilrek nantinya calon dipilih 70 anggota senat. Pada periode ini, Unmul masih mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 67 Tahun 2008. Ini karena, status Unmul masih Badan Layanan Umum (BLU). Jika statusnya berganti menjadi Badan Hukum Perguruan Tinggi Pemerintah (BHPP) maka dalam Pilrek yang dijadikan acuan adalah Permendiknas Nomor 32 Tahun 2009. (far/metrobalikpapan.co.id/22/03/2010)
SAMARINDA - Nama-nama akademisi yang diprediksi bakal bertarung dalam Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Mulawarman (Unmul) mulai bermunculan. Ini setelah ada ketegasan tentang tahapan pelaksanaan Pilrek di universitas negeri terbesar di Kaltim itu. Beberapa sumber Kaltim Post di Unmul menyebutkan, setidaknya lebih sepuluh nama yang beredar dan diperkirakan akan ikut Pilrek.
Seperti Abu Bakar Lahzi, direktur Program Pascasarjana Unmul, Dekan Fakultas Ekonomi (Fekon) Zamruddin Hasid, dan Masjaya dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol). Dari Fisipol bahkan tak hanya satu nama. Selain Masjaya, ada juga Adam Idris dan Ratna Kusuma yang juga disebut-sebut. “Sudah banyak nama-nama yang beredar,” kata sumber yang tak mau namanya disebutkan itu.
Tak hanya yang masih aktif di universitas, beberapa akademisi Unmul yang saat ini menjadi pejabat di lingkungan Pemprov Kaltim pun diprediksi akan ikut meramaikan pertarungan. Ada Dadi Ruchiat, mantan Dekan Fakultas Kehutanan (Fahutan) yang saat ini menjadi Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Sumber Daya Alam, dosen Fahutan Dwi Nugroho yang saat ini menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Pendidikan, dan Adri Paton, kepala Badan Pengelola Perbatasan, Pedalaman, dan Daerah Terpencil Kaltim.
Sementara itu, Rusmadi, kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) ketika ditanya apakah akan mencalonkan diri dalam Pilrek nanti, dengan santai dia menjawab tidak. Karena, katanya, dia baru satu tahun diberi amanah sebagai Kepala Bappeda Kaltim. Karena itu, masih banyak tugas yang harus dikerjakan. “Kalau saya tidak akan maju. Saya kan baru saja ini diberi amanah sebagai Kepala Bappeda,” kata mantan Dekan Fakultas Pertanian itu lantas tertawa.
Terpisah, Ketua Panitia Pilrek DB Paranoan belum mau menanggapi soal banyaknya nama yang bermunculan. “Semua orang yang memenuhi persyaratan tentu berhak untuk mencalonkan diri. Silakan saja,” katanya kemarin siang (19/3).
Dia menjelaskan, sebelum Salat Jumat kemarin, pihaknya sudah membahas Tata Tertib (Tatib) untuk Pilrek periode 2010-2014 mendatang. Nantinya, kata dia, hasil pembahasan tersebut akan diplenokan kembali oleh senat pada 30 Maret. Saat ini, pihaknya sudah memiliki rancangan tentang tahapan pelaksanaan Pilrek.
Penjaringan, akan dimulai pada 1 hingga 10 April mendatang. Pada masa penjaringan itu, ditentukan untuk mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran. Sementara itu, pemilihan direncanakan pada 19 April. “Rencananya 19 April itu penyampaian visi dan misi sekaligus pemilihan. Setelah itu akan diajukan ke Mediknas (Menteri Pendidian Nasional),” katanya.
Sekadar diketahui, dalam Pilrek nantinya calon dipilih 70 anggota senat. Pada periode ini, Unmul masih mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 67 Tahun 2008. Ini karena, status Unmul masih Badan Layanan Umum (BLU). Jika statusnya berganti menjadi Badan Hukum Perguruan Tinggi Pemerintah (BHPP) maka dalam Pilrek yang dijadikan acuan adalah Permendiknas Nomor 32 Tahun 2009. (far/metrobalikpapan.co.id/22/03/2010)




