Sudah Sebulan IG Tinggalkan Jabatan
Oknum Satpol PP yang Diduga Jadi Markus dan Terjerat Narkoba
SAMARINDA. Berbagai masalah terus terjadi diinternal aparat penegak Peraturan daerah (Perda) Satpol PP Kota Samarinda. Tentu saja mencuatnya nama oknum Satpol PP yang berinisial "IG" karena terlibat sebagai makelar kasus menjadi masalah utama. Akibatnya IG yang menjabat sebagai kasie operasional jarang lagi terlihat ngantor, dan hal ini berdampak terhadap kinerja Satpol PP secara menyeluruh. Masalahnya semakin parah karena IG diduga juga mengkonsumsi narkoba, hal ini diungkpakan Asisten I Setkot Samarinda Drs H Ridwan Tassa MM. Kasus ini semakin menambah catatan buruk bagi institusi pimpinan HM Rijani tersebut.
"Saya kaget ketika mendengarnya, dan tak menyangka kalau dia (IG, Red) mengkonsumsi narkoba selama ini," ujar Rijani. Ia menilai, karena alasan itulah mungkin IG sudah tidak aktif lagi mengantor dan melaksanakan tupoksinya. Akibat aksinya itu, citra Satpol PP pun buruk dibuatnya. Hal ini Rijani harus semakin memperketat pengawasan di internal institusinya.
"Sejak beberapa bulan kurang aktif bekerja, operasional yang menjadi tanggung jawabnya (IG, Red) pun tak ada. Sehingga wajar banyak yang mempertanyakan mengapa kinerja Satpol PP di lapangan mulai menurun," bebernya.
Sejauh ini, Rijani mengaku meski IG terbukti banyak melakukan pelanggaran namun jabatannya selaku Kasie Operasional masih atas namanya. Tapi disayangkan, kinerja pejabat ini sama saja dengan kosong atau tak ada yang menempati.
"IG Sudah menghilang lama tanpa kabar, tapi dia masih memegang jabatannya sebagai Kasi Operasional. Tapi menurut kabar, dalam waktu dekat IG segera diganti namun belum ada calonnya," pungkasnya.
Sebelumnya, evaluasi terhadap kinerja aparat Satpol PP Kota Samarinda telah dilakukan. Senin (12/4) lalu Asisten I Setkot Samarinda Ridwan Tassa memanggil Kepala Satpol PP, H Ahmad Rijani SH Msi. Dalam pertemuan tersebut, Ridwan meminta kepada Satpol PP untuk terus melakukan operasi penertiban terhadap semua jenis pelanggaran perda. (air/sapos.co.id/14/04/2010)




