Sulaiman Usulkan Enam Prioritas Pembangunan
TENGGARONG - Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang diikuti semua kabupaten/kota se-Kaltim dibuka resmi Gubernur Kaltim H Awang Faerok Ishak, Senin (12/4). Musrembang berangsung selama 2 hari 12-13 April 2010 di Lamin Etam dan Bappeda Provinsi Kaltim Samarinda.
Dalam kesempatan ini, Pj Bupati Kukar H Sulaiman Gafur memaparkan 6 prioritas pembangunan. Yakni pertama penanggulangan kemiskinan dan pengangguran dimana target Kaltim pengangguran 7,42 persen, kemiskinan 7,00 persen sasaran menurunnya angka kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja. Sedangkan target Kukar kemiskinan 6,32 persen dan pengangguran 4,01 persen.
Kegiatan prioritas peningkatan keberdayaan masyarakat meliputi PNPM pedesaan, PNPM perkotaan, dan PNPM infrastruktur pedesaan sebesar Rp 11.45 miliar. Pelayanan kesehatan keluarga miskin Rp 4,5 miliar. Bantuan perumahan tidak layak huni 200 unit atau Rp 1,12 miliar.
Sedangkan perluasan dan kesempatan kerja Rp 2,8 miliar. Pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan sosial Rp 1 miliar. Program cooperate social responsibility (CSR) dari swasta dalam penanggulangan kemiskinan dan estimasi anggaran APBD Kaltim Rp 36.823.762.000.
Selanjutnya, ketahanan/kemandirian pangan, revitalisasi pertanian, irigasi dan Penas 2011. Taget Kaltim ketahanan pangan : 606,955 ton, perikanan, peternakan, perkebunan, dan target Kukar: tan pangan: 210,926 ton, perikanan 141,540 ton, peternakan 612,918 ton, perkebunan dan laju pertumbuhan ekonomi sektor pertanian; 4,42 persen.
Kegiatan prioritas pengembangan lumbung pangan di 18 kecamatan Rp 1,3 miliar. Pengembangan cadangan daerah Rp 1,3 miliar. Bantuan rawan pangan di 5 desa Rp 1,2 miliar. Pengembangan kawasan industri pangan berbasis padi Rp 2,3 miliar. Pembuatan jalan usaha tani di 3 kecamatan Rp 1.4 miliar. Bantuan pompanisasi pengairan sawah 5 kecamatan Rp 1,2 miliar. Pembangunan pelabuhan tempat pendaratan ikan (PPI) Rp 3,3 miliar. Pembangunan tempat pelelangan ikan (TPI) Rp 4 miliar. Irigasi ternak dengan kelapa sawit di 4 kecamatan Rp 1 miliar. Peningkatan produksi perkebunan Rp 4,7 miliar. Dengan Estimasi anggaran APBD Kaltim Rp 98.559.044.000.
Ketiga percepatan pembangunan infrastruktur. Sedangkan keempat prioritas tata ruang dengan sasaran prioritas munuju Kaltim green penetapan perda RTRW, target ditetapkannya perda RTRW kabupaten dan one man five tree (satu orang tanam lima pohon).
Kemudian prioritas kelima adalah pembangunan di bidang pendidikan dimana dalam kegiatan prioritas yakni lanjutan pembangunan SMAN Unggulan tahap 4 Rp 85 miliar (menuju SBI). Pemberantasan buta aksara di 18 kecamatan Rp 432 juta. Bosda SMA/SMK/MA di 91 sekolah Rp 28,12 miliar dan bantuan tutor PAUD (334 pendidik) Rp 1,2 miliar. Estimasi anggaran APBD Kaltim Rp 386,296,408,000.
Prioritas keenam yakni kesehatan dimana target Kukar angka kematian bayi: 10/1.000 kelahiran dan angka kematian ibu: 20/100 ribu kelahiran dan angka harapan hidup:73,1 persen. Dengan demikian kegiatan prioritas yakni pengangkatan PTT daerah (dokter, bidan, dan perawat) Rp 5 miliar. (hmp15/kaltimpost.co.id/15/04/2010)




