Minta Maaf, Sarjono Menangis
Saat Coffee Morning di Balaikota
BALIKPAPAN--Suasana haru mewarnai rapat evaluasi mingguan (coffee morning) di balaikota pada Senin (26/4) kemarin. Saat berlangsungnya rapat, Walikota H Imdaad Hamid SE memberikan kesempatan kepada Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Balikpapan Drs. Sarjono MSi, untuk menyampaikan kondisi satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang dipimpinya.
Suasana rapat langsung berubah hening karena mantan Kepala Bappeda ini tidak bisa menahan rasa harunya. Sarjono akan memasuki masa purnatugas (pensiun) 1 Mei nanti. “Pertama-tama saya mohon maaf kepada seluruh yang hadir di dalam rapat ini karena saya akan memasuki purnatugas tanggal 1 Mei bersama Pak Semauna dan Pak Suwito ,” kata Sarjono dengan nada terbata-bata.
Air mata langsung membasahi pipinya. Pejabat yang akrab dengan wartawan dan selalu ramah ini mengeluarkan suara terputus-putus. Sepertinya ia tidak bisa mengungkapkan perasaannya jelang berakhir masa jabatannya. “Saya mohon maaf apabila selama bertugas saya pernah menyakiti pimpinan dan rekan-rekan SKPD.
Memang berat saya untuk meninggalkan PNS tapi Insya Allah kalau diberi kesempatan saya akan terus mengabdi untuk kota Balikpapan,” ujar Sarjono. Usai penjelasan singkat tersebut, Walikota Imdaad Hamid langsung memberikan aplaus kepada Sarjono yang telah mengabdi di lingkungan Pemkot sehingga telah memberikan kontribusi terhadap pembangunan di Balikpapan.
“Saya berterima kasih atas kerja dan dedikasi yang telah diberikan selama ini untuk Pemkot Balikpapan karena saudara telah memberikan kontribusi terhadap kegiatan pembangunan di Balikpapan,” ujar Imdaad. Kendati telah memasuki purnatugas namun Sarjono masih tetap meladeni pertanyaan para wartawan seputar hasil UN tahun 2010 ini dengan jumlah siswa yang akan mengulang sebanyak 1.313 siswa.
Dengan purnatugasnya Sarjono maka Senin depan Sarjono bersama Kabagsos Semauna Rizal, Asisten Bidang Pemerintahan Suwito tidak akan tampak lagi dalam coffee morning yang selalu digelar setiap Senin pagi.(vie/metrobalikpapan.co.id/27/04/2010)




