Seluruh Kepala Sekolah di Dumai Segera Dimutasi
DUMAI--MI: Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Dumai, Riau, berencana mengganti semua kepala sekolah (kasek) se-Kota Dumai, terkait hasil evaluasi yang menyebutkan bahwa kinerja para kasek melemah.
"Ini sudah merupakan ketentuan baku, setiap kepala sekolah yang bermasalah atau melebihi target waktu kepemimpinan tiga atau empat tahun harus diganti, kecuali terbukti dia menunjukkan kinerja dan prestasi baik," kata Kadisdik Kota Dumai H Rusli Alhami, Senin (3/5).
Ia mengatakan, jabatan kepala sekolah bukan jabatan yang permanen, bisa saja kepala sekolah menjadi guru biasa, begitu juga guru biasa menjadi kasek asal memenuhi persyarartan dan prosedur yang berlaku.
"Sesuai hasil evaluasi, setiap kepala sekolah akan segera dimutasi ke level yang sesuai dengan kualitasnya. Kalau kinerjanya melemah ya digeser ke level yang lebih rendah," tutur Rusli.
Ia meminta para kasek segera memerbaiki kinerjanya masing-masing. Seorang kasek tidak cukup hanya memiliki kemampuan manajerial, tapi juga memahami berbagai regulasi, termasuk memahami visi dan misi kepala daerah.
Menurut dia, pengangkatan kasek ke depannya akan diperketat. Tidak asal tunjuk, sebab kasek yang dicari harus benar-benar memiliki visi pendidikan. Pengangkatan dan mutasi kasek yang akan secepatnya terliasisasi ini, menurutnya juga akan murni sesuai dengan kemampuan tiap personel.
"Tidak ada unsur KKN (korupsi, kolusi, nepotisme). Mereka akan ditempatkan sesuai dengan kompetensi dan kemampuan masing-masing," katanya tanpa menjebutkan kapan mutasi itu direalisasikan.
Selain itu, jika yang bersangkutan terlalu lama di satu sekolah, akan ada kejenuhan. `
"Jadi mutasi diperlukan," ujarnya dan menambahkan bahwa ia juga menentang jika ada kepala sekolah yang diangkat karena pertibangan politis.
Di tempat terpisah, Wali Kota Dumai Zulkifli AS menyatakan dukungan terhadap kebijakan yang akan dilakukan kadisdik itu.
Menurutnya, yang dilakukan Rusli merupakan hal yang wajar mengingat setiap kasek harus memiliki rentangan masa jabatan agar tidak mempolitisasi jabatannya.
"Hal yang dilakukan kadis juga sudah sesuai ketentuan, jadi hal itu akan membantu mewujudkan visi dan misi pemerintah kota ke depan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Dumai," ujarnya. (Ant/OL-02/mediaindonesia.com/03/05/2010)




