PNS Diberi Ditarget


Bentuk Tanggung Jawab setelah Menerima TPP

TARAKAN–Setelah setiap PNS di lingkungan Pemkot Tarakan mendapat Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP), maka Pemkot Tarakan menyiapkan formulasi khusus untuk mengawasi dampak dari pemberian TPP tersebut.

Kepada Radar Tarakan (grup Kaltim Post), Wakil Wali Kota Tarakan Suhardjo menyebutkan pastinya akan ada tindak pengendalian dan pengawasan yang dilakukan person to person secara berjenjang. “Juga akan ada bukti tertulis seperti absensi, penjelasan besaran potongan bila seorang PNS atau CPNS melakukan tindak penyalahgunaan kewenangannya, potongan pajak, kualitas kinerja, dan apakah mereka mampu memenuhi target yang diharapkan,” ucap Suhardjo.

Kata Suhardjo, ini merupakan aturan dan ketentuan yang mampu menyeimbangkan besaran penghasilan dan apresiasi yang diberikan pemkot kepada PNS dan CPNS dengan tugas dan kewajiban yang harus dipenuhi. “Jadi tak serta merta lepas kontrol, namun bagaimana target personal yang diberikan tersebut mampu berjalan maksimal dan efektif sesuai harapan pemkot,” jelasnya.

Secara umum bentuk lain dari pengawasan tersebut, adalah penerapan sistem pengendalian intern pemerintahan (SPIP) yang dua hari lalu diluncurkan secara langsung oleh Wali Kota Tarakan di Bandung. “Tahapan awal ini, kita sedang persiapkan sistemnya hingga dalam aplikasinya ke depan kita akan menuju pada tahapan pengawasan internal person to person sebagai konsekuensi pemberian TPP ini,” tandasnya.

Dengan kata lain, keutamaan fasilitas yang diberikan kepada para PNS dan CPNS di Tarakan, salah satunya dalam bentuk TPP wajib diberikan pembobotan soal pentingnya pemenuhan kewajiban dan tanggungjawab serta mengaplikasi tiap satu aturan kepegawaian. “Penting untuk dicatat, TPP diberikan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, dan sifatnya tak harus diberikan,” terang Suhardjo kepada Radar Tarakan, kemarin.

Artinya, bisa jadi TPP tak lagi dianggarkan jika kemampuan keuangan daerah tak memungkinkan ? “Ya, pasti dan TPP bisa jadi sewaktu-waktu divakumkan sementara lantaran kemampuan keuangan daerah tak memadai. Tapi selama mampu, tak ada masalah,” tandasnya.

Lantas bagaimana penerapan pengendalian kualitas kinerja dan pengawasan internal di tiap SKPD ? Pada SKPD, pengawasan berjenjang tetap dilakukan namun kapasitasnya lebih ditingkatkan.

Dan, Suhardjo pun menyarankan, setidaknya ada satu pejabat yang diberikan tanggungjawab untuk melakukan pengendalian dan pengawasan tersebut. “Pimpinan SKPD-nya akan di-streching dan harus melakukan pengawasan melekat (waskat) kepada stafnya. Dan, wajib memberikan target kepada seluruh stafnya,” ungkapnya.(ndy/kpnn/kaltimpost.co.id/06/05/2010)
 
Kalender Agenda
previous month May 2012 next month
M T W T F S S
week 18 1 2 3 4 5 6
week 19 7 8 9 10 11 12 13
week 20 14 15 16 17 18 19 20
week 21 21 22 23 24 25 26 27
week 22 28 29 30 31
Polling
Bagaimana menurut Anda website BKD Tipe 3 ini?

Please register to vote

 
buy viagra online | viagra price | viagra side effects | information viagra | buy viagra | buy viagra pills | buy generic viagra | viagra for sale | order viagra online | is viagra safe for women | free viagra sample | viagra natural | female viagra | viagra 6 free samples | USA viagra | Viagra uk | viagra purchase | dosage viagra | discount viagra | viagra cheap | non prescription viagra