Pemekaran Kecamatan Tak Jelas
Sudah Diperdakan, pemkot Baru Lakukan Persiapan
SAMARINDA. Realisasi pemekaran kecamatan di Kota Samarinda yang telah memiliki peraturan daerah (Perda) sejak 5 bulan lalu, belum jelas kapan akan dilaksanakan. Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda HM Fady Illa mengaku masih melakukan sejumlah persiapan untuk merealisasikan rencana yang juga sudah mendapat persetujuan dari Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak ini.
"Kita masih susun perangkatnya. Jadi belum tau kapan akan dilaksanakan," ungkap Fadly Illa lantas berlalu.
Tentu saja hal ini, semakin membuat rencana pemekaran kecamatan di kota samarinda dari 6 kecamatan bertambah menjadi 10 kecamatan semakin tak jelas. Apalagi sebelumnya, Asisten I Bidang Hukum dan Pemerintahan Setkot Samarinda, Ridwan Tassa mengakui, belum adanya infrastruktur dan perangkat aparat yang memadai, menjadi alasan utama belum terealisasinya pemekaran tersebut.
"Kami belum bisa merealisasikan pemekaran kecamatan. Saat ini kita masih fokus membenahi infrastruktur dan perangkat agar saat dimekarkan nanti tidak ada masalah," ujar Ridwan saat itu.
Sayang, setelah hampir 5 bulan setelah diperdakan, sampai sekarang belum ada tanda-tanda kapan jumlah wilayah di Samarinda benar-benar dapat dibagi menjadi 10 kecamatan. Padahal sesuai kesepakatan sebelumnya, selambat-lambatnya tiga bulan setelah perda ini disahkan, akan diterbitkan Peraturan Walikota tentang peresmian dan operasional kecamatan yang ditandai dengan acara peresmian berdirinya empat kecamatan baru tersebut.
Seperti diketahui, saat ini Kota Samarinda telah memiliki 6 kecamatan. Yakni Samarinda Utara, Samarinda Ilir, Samarinda Seberang, Samarinda Ulu, Sungai Kunjang dan Palaran. Sementara 4 kecamatan tambahan lainnya, adalah Kecamatan Samarinda Kota, Sambutan, Sungai Pinang dan Loa Janan Ilir (Samarinda Selatan). Rencana ini sendiri telah diperdakan melalui rapat paripurna DPRD Kota Samarinda pada akhir tahun lalu dan mendapat persetujuan dari Gubernur Awang Faroek Ishak, melalui SK yang dikeluarkannya. (ara/sapos.co.id/07/05/2010)




