Sekda Tarakan Belum Tahu Badan Diklat Mogok Mengajar


TARAKAN, tribunkaltim.co.id - Sekertaris Kota (Sekkot) Tarakan mengaku,belum mengetahui apabila tujuh orang Widyaiswara Badan Pendidikan Latihan (Diklat) Kota Tarakan mogok mengajar pada peserta Diklat PIM III dan Diklat Prajabatan,  dengan menuntut keseteraan jumlah besaran pemberian Tunjangan  Perbaikan Penghasilan (TPP).

"Saya belum tahu kalau mereka mogok mengajar karena menuntut besaran TPP. Tapi nanti saya akan ke sana (Badan Diklat, red) untuk melihat apa penyebab mereka mogok," ucap Badrun, Senin (10/5) yang juga Ketua Tim pembuat anggaran TPP.

Badrun mengatakan, mengenai penentuan jumlah besaran TPP ini dilandasi dengan beberapa indikator. Diantaranya jabatan, tugas dan tanggung jawab masing-masing PNS. "Yang memiliki jabatan yang paling tinggi inilah yang mendapatkan lebih banyak. Artinya di Tarakan ini jabatan tertinggi Esselon II/A dan yang terendah Golongan IV/B," ujarnya.

Sebelumnya Ketua Ikatan Widyaiswara Indonesia Tarakan, HM Agang Sindja mengungkapkan, pihaknya melakukan aksi ini bentuk dari kekecewaan atas besaran jumlah pemberian Tunjangan  Perbaikan Penghasilan (TPP) yang tidak sama dengan kepala dinas. (tribunkaltim.co.id/11/05/2010)

 
Kalender Agenda
previous month May 2012 next month
M T W T F S S
week 18 1 2 3 4 5 6
week 19 7 8 9 10 11 12 13
week 20 14 15 16 17 18 19 20
week 21 21 22 23 24 25 26 27
week 22 28 29 30 31
Polling
Bagaimana menurut Anda website BKD Tipe 3 ini?

Please register to vote

 
buy viagra online | viagra price | viagra side effects | information viagra | buy viagra | buy viagra pills | buy generic viagra | viagra for sale | order viagra online | is viagra safe for women | free viagra sample | viagra natural | female viagra | viagra 6 free samples | USA viagra | Viagra uk | viagra purchase | dosage viagra | discount viagra | viagra cheap | non prescription viagra